Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Meriahnya Prosesi Wisuda Sarjana Untag 1945 Banyuwangi Ke-46: Empat Wisudawan Berhasil Meraih IPK 4,00

Ayu Lestari • Senin, 10 Juni 2024 | 16:26 WIB
FOTO BERSAMA: Rektor Untag Andang Subaharianto bersama empat wisudawan peraih IPK tertinggi universitas didampingi orang tuanya.
FOTO BERSAMA: Rektor Untag Andang Subaharianto bersama empat wisudawan peraih IPK tertinggi universitas didampingi orang tuanya.

Radarbanyuwangi.id - Wisuda sarjana Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi ke-46 periode II tahun akademik 2023/2024 pada Sabtu (8/6) lalu, kembali menorehkan prestasi luar biasa. Sebanyak empat wisudawan berhasil meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna 4,00.

Ada tiga wisudawan peraih IPK 4,00 yang berasal dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Mereka adalah Mutiara Cahya Ayuning Tyas SPd, Devi Dian Anggaretha SPd, dan Annajiatus Sholihah SPd. Ketiganya juga meraih  predikat lulusan dengan IPK tertinggi universitas.

Selain IPK 4,00, Mutiara Cahya Ayuning Tyas dan Annajiatus Sholihah juga mendapatkan penghargaan atas prestasinya menyelesaikan studi lebih cepat.

Keduanya meraih predikat lulusan dengan masa studi tercepat universitas, yakni 3  tahun, 2 bulan, 18 hari. Tentu saja, prestasi IPK tertinggi dan lulusan tercepat tingkat prodi juga disabet oleh kedua sarjana tersebut.

Satu lagi wisudawan peraih IPK 4,00 dari Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, yaitu Evelina Meisya SM. Evelina juga meraih predikat lulusan tercepat prodi dengan masa studi 3 tahun, 4 bulan, 2 hari.

Di Prodi Manajemen masih ada satu lagi lulusan berprestasi, yakni Mohammad Irfan SM. Peraih IPK 3,77 itu menyabet penghargaan peraih akumulai poin rekognisi dalam surat keterangan pendamping ijazah (SKPI) tertinggi universitas dengan poin 417,5 dan predikat istimewa.   

Penghargaan berprestasi juga diberikan kepada lulusan dengan IPK tertinggi maupun masa studi tercepat di tingkat prodi.

Mereka adalah Mielda Auliya Ferdiansyah SH yang meraih IPK tertinggi di Prodi Hukum, yakni 3,94; Riny Widya Kusumawati SAP dari Prodi Administrasi Publik dengan IPK 3,92; dan Amarta Iyanda Luckyta SAk dari Prodi Akuntansi yang meraih IPK 3,95.

Selain itu, Sephia Rohmatul Mauni SP, Prodi Agroteknologi dengan IPK 3,83; Niken Arista SPi  peraih IPK tertinggi di Prodi Ilmu Perikanan, yakni 3,97; dan Lady Wijaya SPd, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris meraih IPK 3,91. Dari Prodi Teknik Sipil, Alya Kartika Ramadhanty ST dengan IPK 3,73 dan Refika Neni Agustin ST meraih IPK 3,83 dari Prodi Teknik Industri.

BERPRESTASI: Rektor Untag Andang Subaharianto foto bersama wisudawan dengan masa studi tercepat universitas dan peraih poin rekognisi dalam SKPI tertinggi didampingi orang tuanya.
BERPRESTASI: Rektor Untag Andang Subaharianto foto bersama wisudawan dengan masa studi tercepat universitas dan peraih poin rekognisi dalam SKPI tertinggi didampingi orang tuanya.

Sementara itu, Widaya Rena Yenita SH meraih predikat lulusan tercepat di Prodi Hukum. Peraih IPK 3,87 itu lulus dengan masa studi hanya 3 tahun, 4 bulan, 5 hari. Hanny Uswah SAP lulus tercepat di Prodi Administrasi Publik dengan IPK 3,76 dan masa studi 3 tahun, 3 bulan, 21 hari.

Mar’atus Soleha SAk, Prodi Akuntansi lulus dengan IPK 3,92 dalam waktu 3 tahun, 4 bulan, 2 hari. Nina Praba Mesti SAk lulus dari Prodi Akuntansi dengan IPK 3,92 dan waktu studi 3 tahun, 4 bulan, 2 hari. Niken Arista SPi, Prodi Ilmu Perikanan lulus dalam tempo 3 tahun, 4 bulan, 2 hari dengan IPK 3,97. Ikrom Mulia ST, Prodi Teknik Industri lulus cepat hanya 3 tahun, 4 bulan, 4 hari dengan IPK 3,61.

Sementara itu, prosesi wisuda 243 sarjana lulusan dari sebelas prodi berlangsung khidmat. Acara wisuda diwarnai dengan penampilan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik.

UKM Tari Melati Suci juga menyuguhkan garapan tari terbaru ”Tari Selendang Nona” dengan koreografer Miftahul Jannah dari SMKN 1 Banyuwangi bersama UKM Tari Untag Banyuwangi. Tak ketinggalan, UKM Paduan Suara yang selalu memukau penampilannya saat membawakan lagu-lagu wajib wisuda dan lagu hiburan.

Rektor Untag Banyuwangi Drs Andang Subaharianto MHum dalam pidato sambutannya mengatakan, wisuda kali ini cukup istimewa karena dilaksanakan pada bulan Juni, bulan yang penuh makna dalam sejarah bangsa Indonesia. Sekaligus penuh makna bagi Perpenas, yakni bulan Dies Natalis Perpenas.

Tepat 1 Juni 1945, Bung Karno berpidato di Sidang BPUPK. Inti pidatonya menawarkan Pancasila sebagai dasar negara. Maka, 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Bung Karno lahir dan wafat pada bulan Juni pula, sehingga bulan Juni juga identik dengan Bulan Bung Karno. ”Semoga kita bisa mengambil makna historis tersebut dan meneladani perjuangannya untuk Indonesia masa depan,” ucap Andang.

Rektor juga menyebut wisuda kali ini istimewa karena ada empat lulusan dengan IPK 4,00. Bahkan, mereka meraih prestasi ganda dengan masa studi tercepat, kurang dari 3,5 tahun serta meraih poin SKPI tertinggi.

Menurut Andang, capaian itu sungguh luar biasa.  ”Saya mengucapkan selamat atas capaian seluruh wisudawan, jerih payah selama menjalani studi di kampus merah putih terbayar,” ucapnya.

Sebelum mengakhiri pidatonya, Andang menyampaikan terima kasih dan mohon maaf pada seluruh keluarga besar Untag yang telah 8 tahun bersama-sama berjuang untuk Untag.

”Wisuda yang akan datang akan bersama pemimpin baru, rektor baru. Orang ada masanya dan masa ada orangnya. Semoga Untag Banyuwangi terus Berjaya,” ujar Andang yang telah memimpin Untag selama dua periode.

Di akhir pidatonya, Andang mengutip pesan Bung Karno bahwa menaklukkan ribuan manusia mungkin tidak disebut pemenang. Tetapi, menaklukkan diri sendiri disebut penakluk yang brilian. ”Maka, taklukkan diri kalian sendiri, seperti pesan Bung Karno!” pungkasnya.

Sebelum wisuda usai, UKM Paduan Suara dan UKM Tari menampilkan kolaborasi. Penampilan itu sekaligus sebagai ungkapan terima kasih kepada Rektor Andang Subaharianto yang telah memimpin selama periode 2016–2020 dan 2020–2024.

TERIMA KASIH:Rektor Untag Andang Subaharianto menerima buket di akhir prosesi wisuda di auditorium kampus pada Sabtu (8/6).
TERIMA KASIH:Rektor Untag Andang Subaharianto menerima buket di akhir prosesi wisuda di auditorium kampus pada Sabtu (8/6).

Salah satu penari menyerahkan sebuah buket bunga kepada rektor di hadapan senat, wisudawan, dan keluarganya. Layar videotron menampilkan video dan ucapan

”Terima Kasih dan Sampai Jumpa, Rektor Drs Andang Subaharianto MHum”. Momen ini disambut dengan tepuk tangan dari seluruh hadirin di auditorium karena turut merasakan suasana haru.

Kepemimpinan Andang telah membawa Untag meraih berbagai pencapaian penting, mulai dari peningkatan kualitas akademik hingga pengembangan fasilitas yang memadai untuk seluruh civitas academica.  (*)    

 

 

 

 

 

  

 

Editor : Niklaas Andries
#studi #wisuda #rektor #masa #SKPI #ipk #banyuwangi #akademik #Untag