Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Peserta PPDB di Banyuwangi Diminta Pastikan Afiliasi Sertifikat Prestasi: Kegiatan harus Digelar Lembaga Negara

Fredy Rizki Manunggal • Sabtu, 1 Juni 2024 | 15:46 WIB

AMBIL PIN: Operator PPDB SMAN 1 Banyuwangi memasukkan data siswa sekaligus melakukan validasi dokumen pendaftaran untuk bisa mendapatkan PIN, Jumat(31/5).
AMBIL PIN: Operator PPDB SMAN 1 Banyuwangi memasukkan data siswa sekaligus melakukan validasi dokumen pendaftaran untuk bisa mendapatkan PIN, Jumat(31/5).
Radarbanyuwangi.id – Jadwal pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA/SMK akan mencakup tiga jalur sekaligus. Yaitu jalur afirmasi, perpindahan orang tua, dan prestasi hasil lomba.

Siswa diminta mempersiapkan dokumen yang akan digunakan untuk mendaftar di tahap tersebut dengan tepat. Sebab, waktu pendaftaran bisa dibilang cukup pendek, yaitu dua hari saja.

”Kalau bisa sejak sebelum dibuka, siswa bisa berkonsultasi dengan operator sekolah. Jika ada kendala yang belum dipahami, bisa ditanyakan,” ujar Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Banyuwangi Arief Ainur Rozie.

Jalur prestasi, misalnya. Prestasi akademik maupun non-akademik yang diterima pada PPDB SMA dan SMK harus terafiliasi dengan lembaga negara. Untuk lomba misalnya, harus digelar oleh lembaga negara, mulai dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah. Entah itu kementerian, cabang dinas atau dinas pendidikan.

Bisa juga dengan penyelenggara swasta atau umum, tapi yang bekerja sama dengan cabang dinas.

”Sertifikatnya cukup dilegalisasi kepala sekolah saja. Kalau lombanya tidak berafiliasi dengan penyelenggara negara, biasanya tidak ada di sistem,” jelas Arief.

Jika lomba yang diikuti digelar oleh penyelenggara negara, akan tercatat pada database Pusat Prestasi Nasional atau Balai Pengembangan Talenta Indonesia. Begitu diakses oleh operator sekolah, prestasi tersebut bisa dibaca.

Kendati begitu, banyak prestasi yang tidak digelar oleh penyelenggara negara sehingga tidak tercatat dan tidak bisa digunakan di jalur prestasi.

”Ada juga yang hasil kejuaraannya tidak diunggah sekolah, sehingga tidak bisa diakses. Jadi, harus diunggah dulu supaya bisa diakses saat pendaftaran,” tegas Arief.

Sedangkan untuk jalur afirmasi, calon siswa harus segera mempersiapkan dokumen. Seperti dokumen serikat pekerja buruh untuk anak buruh, atau SK guru untuk anak guru.

Untuk penyandang disabilitas bisa menyediakan surat keterangan dari psikolog, dokter spesialis, atau dari sekolah asal yang menerangkan ketunaan siswa tersebut.

Sedangkan untuk keluarga tidak mampu bisa menyiapkan dokumen seperti KIP, PKH, KKS, PBPNT, dan sebagainya. ”Kalau bisa disiapkan sejak awal, arena waktu pendaftaran hanya dua hari,” kata Arief. (fre/aif/c1)

 

Editor : Niklaas Andries
#wilayah #sma #lembaga negara #ppdb #SMK #indonesia #swasta #dinas pendidikan jatim #banyuwangi