Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemkab Luncurkan Program Sekolah Orang Tua Hebat (Sobat), Selaraskan Pengasuhan Anak di Rumah dan Sekolah

Ayu Lestari • Selasa, 21 Mei 2024 | 15:11 WIB
Bupati Ipuk Fiestiandani, Kepala Dispendik Suratno, dan sejumlah kepala perangkat daerah foto bersama dengan ratusan orang tua dan fasilitator program Sobat di Pendapa Sabha Swagata Blambangan.
Bupati Ipuk Fiestiandani, Kepala Dispendik Suratno, dan sejumlah kepala perangkat daerah foto bersama dengan ratusan orang tua dan fasilitator program Sobat di Pendapa Sabha Swagata Blambangan.

RadarBanyuwangi.id - Satu lagi program inovasi bidang pendidikan digalakkan oleh Pemkab Banyuwangi.

Bertepatan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Senin (20/5), pemkab meluncurkan program bertajuk ”Sekolah Orang Tua Hebat” (Sobat).

Peluncuran program Sobat dilakukan langsung oleh Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Suratno di Pendapa Sabha Swagata Blambangan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Puspeka Kemendikbud Ristek Rusprita Putri Utami SE MA dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi.

Fasilitator program Sobat adalah guru yang sudah mengikuti pelatihan sesuai jenjang, mulai pendidikan anak usia dini (PAUD), SD, dan SMP.

Ada pula praktisi seperti psikolog hingga motivator.

Tidak hanya itu, kader pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK), orang tua, dan masyarakat juga dilibatkan dalam praktik baik kepengasuhan program tersebut.

Sobat merupakan salah satu bentuk kemitraan antara satuan pendidikan dengan orang tua dalam memberikan pengetahuan, sikap, maupun keterampilan kepada orang tua.

Tujuannya agar pendidikan, pendampingan, dan pengasuhan yang diperoleh anak di rumah bisa selaras, saling mendukung, serta saling menguatkan dengan yang diperoleh di satuan pendidikan.

Bupati Ipuk Fiestiandani berharap, Sobat memiliki dampak pada peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan baru semua orang tua siswa.

”Waktu anak lebih banyak di rumah bersama orang tua dan keluarga dibandingkan di satuan pendidikan. Sehingga, pemahaman dan pendekatan yang sejalan antara pendidik di satuan pendidikan dan orang tua dalam pemberian stimulasi bagi anak perlu dibangun dengan kuat,” ujarnya.

Selain itu, untuk mendukung keselarasan dan kesinambungan stimulasi, orang tua membutuhkan pengayaan pengetahuan dan keterampilan dalam pengasuhan sebagai upaya preventif dalam menghadapi beragam tantangan dalam tumbuh kembang anak.

Kepala Dispendik Banyuwangi Suratno menjelaskan, hingga saat ini ada 5.880 fasilitator dengan total peserta sebanyak 8.515 orang. Sedangkan lembaga yang terlibat dalam kegiatan tersebut meliputi 337 lembaga, yakni 114 PAUD, 140 SD, dan 83 SMP.

”Ada 16 materi yang diberikan dalam 14 minggu atau 4 bulan. Setiap materi berbeda, namun ada materi umum yang sama diberikan untuk semua jenjang. Semua yang disampaikan sangat kontekstual, contohnya pentingnya orang tua terlibat dalam pendidikan anak,” pungkas Suratno. (tar/sgt/c1)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#program #sekolah #Anak #pengasuhan #Rumah #Sekolah Orang Tua Hebat #pemkab #banyuwangi