Minal Aidzin wal Faizin masuk dalam bait reff lagu Hari Raya yang dikarangnya. Lagu itu sendiri dibuka dengan lirik dan penggambaran suasana riang.
“Setelah sebulan berpuasa satu bulan lamanya, Berzakat fitrah menurut perintah agama, Kini kita ber-Idulfitri berbahagia, Mari kita berlebaran, Bersuka gembira, Berjabatan tangan sambil bermaaf-maafan, Hilang dendam habis marah, Di Hari Lebaran”
Melalui lagu ini, Ismail Marzuki mengenalkan istilah "Minal Aidzin wal Faizin, Maafkan lahir dan batin, Selamat para pemimpin, Rakyatnya makmur terjamin,”.
Menilik kata dan alimat yang terkandung didalam minal aidin wal faizin. Kalimat itu merupakan bahasa Arab. Anehnya ungkapan ini tidak banyak yang mengetahui di jazirah Arab sendiri.
Kata "minal aidin" memiliki arti golongan yang kembali. Sementara "wal faizin" artinya golongan yang menang.
Sehingga arti kalimat minal aidin wal faizin adalah "Semoga kita semua termasuk golongan yang kembali suci (fitrah) dan termasuk orang yang meraih kemenangan".
Editor : Niklaas Andries