Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

RIC 2024 Stikes Banyuwangi Bentuk Karakter Mahasiswa Lebih Beradab

Ayu Lestari • Kamis, 21 Maret 2024 | 16:24 WIB

MERAIH BERKAH: Mahasiswa-mahasiswi Stikes tingkat satu saat menjalankan RIC di Masjid As Sunnah Stikes Banyuwangi Senin (18/3).
MERAIH BERKAH: Mahasiswa-mahasiswi Stikes tingkat satu saat menjalankan RIC di Masjid As Sunnah Stikes Banyuwangi Senin (18/3).
Radarbanyuwangi.id - Pada kesempatan penuh berkah di bulan suci kali ini, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi menyelenggarakan program Ramadhan in Campus (RIC) tahun 2024.

Acara dibuka langsung oleh Ketua Stikes Banyuwangi Dr H Soekardjo pada Senin sore (18/3).

Setelah beberapa tahun sebelumnya sempat off maupun digelar secara hybrid imbas pandemi Covid-19, kali ini Stikes Banyuwangi berusaha kembali menghidupkan acara tersebut dengan maksimal tanpa pembatasan.

Kegiatan RIC digelar selama 10 hari di Masjid As Sunnah, Stikes Banyuwangi.

Para peserta RIC terdiri dari seluruh mahasiswa muslim tingkat satu yang diperkirakan mencapai 200 peserta.

Dalam kegiatan tersebut, dihadirkan sejumlah narasumber, salah satunya yakni Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi yang diwakilkan oleh H Nur Khozin dari bidang organisasi.

Ketua Stikes Banyuwangi Dr H Soekardjo mengatakan, melalui kegiatan tahunan tersebut pihaknya berharap para mahasiswa dapat lebih mendalami makna bulan puasa.

Yakni, tidak hanya menahan haus dan lapar, tetapi juga lebih meningkatkan ibadah.

”Kegiatan dilaksanakan mulai usai salat Asar hingga selesai Tarawih. Setelah mendapat materi yang beragam setiap hari, peserta kami wajibkan tadarus. Tentu kami ingin para mahasiswa bisa mendapat pembentukan karakter dan rohani lebih baik selama Ramadan,” ujar Soekardjo.

Dia menambahkan, kegiatan RIC Stikes Banyuwangi tersebut juga merupakan wujud dari implementasi visi-misi keagamaan yang lebih religius.

Sehingga harapannya, ketika mahasiswa memiliki basic agama yang cukup, mereka dapat lebih ”memancarkan” adab yang lebih baik.

”Meski hanya dilakukan setahun sekali, saya harap mahasiswa dapat khusyuk. Sehingga mereka dapat ilmu bermanfaat,” tandas Soekardjo. (tar/sgt/c1)

 

Editor : Niklaas Andries
#stikes banyuwangi #in #adab #campus #Tadarus #Tarawih #agama #MUI Banyuwangi #ramadhan