Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kadin Banyuwangi Latih 20 Industri Menjadi Pelatih Tempat Kerja Internasional

Ayu Lestari • Senin, 5 Februari 2024 | 17:08 WIB
Senior Master Trainer In-Ct Training Kholiq memberikan materi Pelatihan Pelatih Tempat Kerja Internasional versi dasar (AdAIB) yang digelar mulai tanggal 1–7 Februari 2024 di aula Dispendik Banyuwangi
Senior Master Trainer In-Ct Training Kholiq memberikan materi Pelatihan Pelatih Tempat Kerja Internasional versi dasar (AdAIB) yang digelar mulai tanggal 1–7 Februari 2024 di aula Dispendik Banyuwangi

RadarBanyuwangi.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banyuwangi berupaya untuk mencetak pelatih tempat kerja internasional versi dasar.

Kegiatan Pelatihan Pelatih Tempat Kerja Internasional versi dasar atau Ausbildung de Ausbilder International Basic (AdAIB) ini digelar mulai tanggal 1 sampai 7 Februari 2024 di aula kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi.

Ketua Kadin Banyuwangi David Wijaya Tjoek menjelaskan, kegiatan ini menyasar peserta dari industri, lembaga kursus dan pelatihan (LKP), dan akademisi.

Penyelenggaraan kali ini merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama apik antara Pemkab Banyuwangi, Kadin Jatim, dan Industrie-und Handelskammer (IHK) Trier Jerman.

David mengatakan, pelatihan ini ditujukan agar industri-industri di Banyuwangi memiliki pelatih-pelatih tempat kerja yang kompeten dan berkelas internasional.

Sehingga, dapat meningkatkan peran industri dalam pelatihan vokasi, khususnya di Banyuwangi.

”Pelatihan Pelatih Tempat Kerja Internasional Versi Dasar (AdAIB) ini sekaligus sejalan dengan orkestrasi pemerintah dalam melakukan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2022,” ujar pengusaha sarden ini.

Secara keseluruhan, materi pelatihan pelatih tempat kerja ini meliputi empat bidang tindakan.

Bidang tindakan pertama terkait mempersiapkan pelatihan vokasi, bidang tindakan kedua yaitu merencanakan pelatihan vokasi, bidang tindakan ketiga adalah melaksanakan pelatihan vokasi, dan bidang tindakan keempat adalah menyelesaikan pelatihan vokasi.

Setelah memperoleh semua materi, peserta diwajibkan mengikuti ujian tulis dan ujian praktik pada dua hari berikutnya, yakni pada 6 dan 7 Februari 2024.

David Wijaya Tjoek, Ketua Kadin Banyuwangi
David Wijaya Tjoek, Ketua Kadin Banyuwangi

Kelulusan ujian tulis dan praktik ini merupakan syarat dalam memperoleh sertifikat sebagai pelatih tempat kerja.

Pelatihan pelatih tempat kerja ini adalah bagian penting dari penyelenggaraan pendidikan sistem ganda yang selama ini dilakukan guna menciptakan sumber daya manusia (SDM) industri yang siap kerja dan berdaya saing global.

Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik pelatih tempat kerja dengan sertifikasi internasional dari Ekonid Jerman.

David menjelaskan, keunggulan sistem ganda pendidikan dan pelatihan vokasi Jerman sejak lama diakui banyak negara.

Untuk itu, Kadin turut memperkuat pendidikan vokasi melalui peningkatan kerja sama dengan Jerman.

”Target dari kegiatan ini, setiap peserta dapat menjadi pelatih tempat kerja di tempat masing-masing. Khususnya, pada industri yang melaksanakan pemagangan untuk sekolah dan perguruan tinggi vokasi,” ujar David.

Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan, pelatihan ini sebagai upaya melaksanakan Perpres 68/2022 yang memberikan mandat kepada Kadin sebagai salah satu lembaga yang berperan melaksanakan pendidikan vokasi di Indonesia.

Manfaat pendidikan sistem ganda ini dapat melahirkan tenaga kerja profesional dengan pengetahuan yang luas, keterampilan dan keahlian yang matang, serta etos kerja yang baik sesuai dengan bidang industri tertentu.

Ketua Kadin Bwi David Wijaya Tjoek, Ketua Jatim Adik Dwi Putranto, Asisten Perekonomian Pemkab Dwi Yanto, Plt Kadisnakertrans Perindustrian Sulistyowati, dan Kabid Dikmas Dispendik Nuriyatus Sholeha.
Ketua Kadin Bwi David Wijaya Tjoek, Ketua Jatim Adik Dwi Putranto, Asisten Perekonomian Pemkab Dwi Yanto, Plt Kadisnakertrans Perindustrian Sulistyowati, dan Kabid Dikmas Dispendik Nuriyatus Sholeha.

Sekaligus berinovasi dalam efisiensi proses pengajaran dan pelatihan kerja berkualitas profesional.

Sementara itu, Senior Master Trainer In-Ct Training Kholiq Yakin dalam paparannya menyampaikan materi tentang cara mempersiapkan atau memeriksa persyaratan pendidikan dan pelatihan vokasi.

”Materi meliputi pendidikan dan pelatihan vokasi ganda, ada pula terkait materi penanganan para pihak yang terlibat dalam pelatihan vokasi, landasan hukum pendidikan pelatihan vokasi, dan manfaat pendidikan dan pelatihan vokasi,” tuturnya.

Hal senada dikatakan oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Cicik Ari Sucahyani.

Pihaknya me-review ulang dan memberikan materi baru terkait perencanaan pelatihan vokasi di perusahaan.

”Kegiatan ini menjadi bekal untuk perkembangan dalam dunia kerja. Saya juga yakin program ini tentunya disambut baik tidak hanya dari perusahaan, namun juga lingkup perguruan tinggi maupun LKP lantaran bisa meningkatkan produktivitas kerja,” tandasnya. (tar/sgt/c1)

Peserta Pelatihan Pelatih Tempat Kerja Internasional Versi Dasar (AdAIB)

  1. PT Sumberyala Samudra
  2. Jasa Baruna Persada
  3. PT Tridaya Bakti Ketapang Gilimanuk
  4. PT Lundin Industry Invest
  5. King Beton Nusantara
  6. CV.Beton Mas
  7. CV Paving Prima
  8. Maya Muncar
  9. Dialoog Banyuwangi Hotel
  10. Sekolah Tinggi Ilmu Komputer PGRI Banyuwangi
  11. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banyuwangi
  12. Blambangan Collage
  13. LKP English One Hospitality
  14. LKP American English Course
  15. LKP Desy Education
  16. SMKN 2 Tegalsari
  17. SMKN Kalibaru
  18. SMKN 1 Glagah
  19. SMKN Ihya Ulummudin Singojuruh
  20. SMKS Muhammadiyah 2 Genteng
Editor : Ali Sodiqin
#internasional #dinas pendidikan #tempat kerja #Kadin #pelatihan #banyuwangi