RadarBanyuwangi.id – Awal bulan Rajab jatuh pada Sabtu (13/1/24) lalu. Umat Islam dianjurkan melaksanaan ibadah puasa sunnah.
Puasa sunnah Rajab tidak ada ketentuan harus dilakukan tanggal 1, 10, 15, atau lainnya.
Setiap muslim dan muslimat boleh mengerjakaan berturut-turut atau tidak.
Tidak ada ketentuan berapa hari dalam melaksanaan ibadah puasa sunah Rajab.
Boleh mengerjakaan hanya satu hari, dua, tiga, atau sebulan penuh pun tidak dilarang.
Namun, umat Islam bisa melaksanakan puasa Rajab dengan memakai ketentuan hari-hari utama pada tiap bulan atau setiap pekan.
Seperti pada puasa setiap hari Senin dan Kamis, serta Ayyamul bidh tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriyah.
Niat puasa sunnah Rajab adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Rajab esok hari karena Allah SWT”.
Selain berpuasa, setiap umat Islam juga dianjurkan melaksanaan dzikir sekaligus berdoa setiap harinya.
Doa yang dianjurkan sebagaimana doa Rasulullah SAW setiap datangnya bulan Rajab.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Artinya: “Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya'ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan."
Itulah amalan dan tata cara niat puasa sunnah di bulan Rajab. Semoga bermanfaat. (*)
Editor : Ali Sodiqin