RadarBanyuwangi.id – Ratusan siswa/siswi SDIT Al Uswah 2 Banyuwangi melakukan parade kegiatan ekstra kurikuler Pramuka, MTQ, Bina Prestasi, Takhosus Al Quran, PMR, Polisi Cilik, Panahan, Renang, Bulutangkis, Futsal, Robotik, Desain Grafis, Cooking Class, Duta Anti Bullying, Hadrah banjari dan Perkusi.
Kegiatan yang digelar pada Jumat (24/11) itu dilepas di halaman parkir Untag Banyuwangi.
Dikawal Patwal polresta Banyuwangi, anak-anak tersebut menuju TMP Wisma Raga Satriya di Jalan Ahmad Yani, sepanjang hampir dua ratus meter dengan berbaris rapi siswa kelas 1 hingga 6.
Mereka menampilkan kegiatan ekstra kurikuler sebagai satu dari 7 program unggulan sekolah dasar yang berdiri sejak 2014 itu.
Berbagai keunggulan sekolah kembali ditampilkan oleh sekolah yang berada di Kelurahan Kebalenan tersebut melalui open house, pada Sabtu (25/11) dengan tema Great The Golden Islamic Generation.
Berbagai lomba diikuti oleh ratusan anak TK dari berbagai Kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi yaitu Lomba Tahfidz Qur’an, Pildacil, Mewarnai dan Menyanyi Islami.
Camat Banyuwangi H. Hartono, S.Sos., M.Si mengapresiasi SDIT Al Uswah 2 yang selama ini turut menjadi bagian dalam meningkatkan pendidikan di Banyuwangi, salah satunya mengintegrasikan nilai keislaman dalam kurikulum merdeka.
Sehingga sosok profil pelajar pancasila menjadi bagian tak terpisahkan sejak lama dari sekolah dengan guru-gurunya yang masih muda, bersemangat dan berprestasi.
Kabid SD Dinas Pendidikan Banyuwangi Sutikno sangat mendukung semua kegiatan positif yang dilakukan oleh Yayasan Al Uswah.
Sisi penguatan moral dan akhlak serta ibadah menjadi kesatuan holistik yang integral sehingga siswa memiliki prestasi akademik mumpuni.
Kepala Sekolah SDIT Al Uswah 2 Muhamad Sugianto, S.Pd. mengatakan, nilai-nilai islam bukan hanya tambahan atau tempelan saja tapi betul-betul satu kesatuan yang tak terpisahkan.
Bila belajar matematika, maka siswa juga akan belajar sejarah matematika dalam islam, implementasi matematika dalam agama islam yang sesuai Al Quran dan sunnah termasuk bagaimana manfaat matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Dan itu ditampakkan pula dalam stand gelar karya dari setiap jenjang / kelas yang mendukung kurikulum merdeka (P5) dengan tema kearifan lokal. (*)
Editor : Ali Sodiqin