Sekolah Dasar Negeri (SDN) Model Banyuwangi, melaksanakan kegiatan yang sangat inovatif dalam rangka pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu (18/11) ini melibatkan semua siswa, guru dan wali murid.
Kegiatan yang bertajuk Perayaan Hasil Belajar dan Assesment Talenta Apresiatif dipusatkan di halaman SDN Model Banyuwangi. Sejak pukul 06.30 WIB penampilan dari 21 ektrakulikuler ditampilkan secara bergiliran. Sementara semua siswa kelas 1 juga tidak kalah heboh dengan kakak kelasnya, mereka mengenakan baju adat Nusantara dalam parade Bhineka Tunggal Ika.
Di sisi lain, beberapa kelas sudah duduk di tenda-tenda pameran. Di masing-masing meja tampak beberapa penganan dan minuman yang sudah tertata rapi dan siap saji. Ada makanan jadul, makanan khas dari berbagai daerah Nusantara hingga minuman terkini yang mengundang selera.
Nah stand atau tenda-tenda tersebut, didatangi oleh beberapa guru dan undangan. Mereka akan meng-assesment sajian masing-masing tenda. Tidak sekedar menikmati saja, para assessor akan menguji siswa seputar apa yang mereka sajikan. Mulai nama masakan, daerah asal, cara pembuatan hingga manfaat.
Plt Kepala SDN Model Kholid Idam menuturkan melalui kegiatan ini diharapkan siswa bisa mengharumkan nama sekolah hingga tingkat nasional. “Masing-masing talenta dari 21 ektrakulikuler kesemuanya adalah bagus. Namun diantara yang bagus-bagus tersebut, terseleksi lagi yang terbagus dan ditampilkan di acara ini,” ujar Kholid.
Sementara, Kepala Seksi Mutu Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Banyuwangi, Irfandi mengatakan. Prsinsip P5 adalah Holistik, berpusat pada peserta didik, konstekstual dan eksploratif, kesemuanya sudah terangkum dalam acara yang diselenggarakan oleh SDN Model Banyuwangi. Harapan Irfandi, semua Lembaga sekolah terutama SD di Banyuwangi bisa mencontoh dan meniru hal hal seperti yang dilaksanakan SDN Model.
Editor : Syaifuddin Mahmud