Jawa Pos Radar Banyuwangi – Ratusan peserta warga belajar penerima program beasiswa Ruangguru mendapat pembinaan di aula SMP Negeri 1 Giri pada Sabtu (22/10).
Program ini digelar untuk membantu warga belajar dalam pendampingan akademik, hingga bimbingan untuk masuk ke dunia kerja.
Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, kolaborasi dengan startup teknologi pendidikan Ruangguru ini merupakan upaya pemerataan pendidikan yang berkualitas di Banyuwangi.
“Kolaborasi yang telah dikerjakan sejak 2018 lalu tersebut bertujuan untuk membuka akses seluas mungkin bagi warga belajar, terutama untuk mendapatkan berbagai pembelajaran berbasis digital secara gratis,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Suratno menjelaskan, tahun ini paket beasiswa yang tersedia berjumlah 500 paket warga belajar.
”Jadi secara keseluruhan sejak pertama kali diadakan kurang lebih telah ada 2.000 warga belajar yang sudah mendapat pelatihan,” ujarnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dispendik Nuriyatus Sholeha mengatakan, kerja sama yang dilakukan dengan PT Ruang Raya Indonesia atau Ruangguru kali ini masuk tahun ke empat. Program tersebut ditujukan kepada warga belajar (WB) Kejar Paket C kelas 12.
Beasiswa diberikan dalam bentuk pembelajaran online secara intensif dalam pendampingan akademik, persiapan masuk universitas, dan bimbingan kesiapan kerja.
“Pendampingan dilakukan secara bertahap. Tentunya program ini berjalan hingga seluruh warga belajar kelas 12 lulus,” kata perempuan yang karib disapa Nuri tersebut.
Nuri menjelaskan, hingga tahun 2023 kurang lebih terdapat 2 ribu peserta warga belajar yang telah mendapat pendampingan oleh Ruangguru.
Diperkirakan angka tersebut terus merangkak naik lantaran antusiasme masyarakat yang mengikuti pembelajaran kejar paket meningkat tiap tahun.
Melalui beasiswa fasilitas dari Ruangguru tersebut diharapkan proses pembelajaran terhadap warga belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menjadi lebih berkualitas.
Terutama bagi warga belajar yang masih tergolong sangat muda guna ke depan dapat membuka wawasan dan peluang kerja yang baik.
“Untuk kuota peserta, kami mengambil dari seluruh jumlah warga belajar kelas 12 yang ada dalam satuan pendidikan tersebut. Dengan konsep tersebut tentu penyerapan terjadi secara merata,” jelas Nuri.
Senior Project Officer Lifelong Learning Ruangguru Muhammad Fadillah menambahkan, program beasiswa berupa pemberian fasilitas belajar tersebut merupakan bentuk kontribusi sosial dari Ruangguru dalam membantu peningkatan kompetensi pengetahuan akademik para warga belajar PKBM guna membantu mereka lulus pada ujian kesetaraan paket C.
“Bangga sekali kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Program ini juga diharapkan membuka kesempatan bagi warga belajar PKBM, terutama untuk melanjutkan masuk ke perguruan tinggi dan juga mendapatkan pekerjaan yang lebih baik melalui bekal ijazah kesetaraan yang akan mereka dapatkan,” tandasnya. (tar/*/sgt)
Editor : Ali Sodiqin