SEMPU, Jawa Pos Radar Genteng - Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Genteng dan siswa SDN 7 Karangsari, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu bersih-bersih sungai di dekat sekolahnya, Jumat(13/10). Dalam kegiatan itu, mereka juga menanam bibit pohon sukun di pinggir sungai.
Bersih-bersih sungai itu, digelar dalam rangka program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang digagas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi. “Membersihkan sampah di sekitar Dam Karangrejo Kulon,” cetus Korsda Genteng, Sarwadi.
Menurut Sarwadi, para siswa SDN 7 Karangsari dan karyawan Korsda Genteng turun ke sungai dan membersihkan sampah yang ada di dasar sungai. “Debit air sungai turun, jadi para siswa turun ke sungai untuk mengambili sampah,” terangnya.
Saat membersihkan dasar sungai itu, jelas dia, ditemukan banyak sampah. Sebanyak tiga karung sampah yang ada di sungai, berhasil dibersihkan. “Sampah di dasar sungai itu kebanyakan daun kering, plastic, dan kain,” ungkapnya.
Sarwadi menyebut, kebersihan di daerah aliran sungai (DAS) menjadi perhatian serius dari Dinas Pengairan Banyuwangi dalam program Sekardadu ini. “Sebelum turun ke sungai, anak-anak kami beri materi terkait program Sekardadu, terutama menjaga kebersihan dan merawat sungai,” ungkapnya.
Tidak hanya bersih-bersih, dalam kegiatan ini para siswa juga diajak menanam bibit pohon sukun di sekitar sungai. Diharapkan, pohon sukun itu nanti bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar. “Jadi yang kita tanam itu banyak manfaat bagi warga,” ungkapnya.
Kepala SDN 7 Karangsari, Arif Hartoyo mengapresiasi kegiatan Sekardadu yang dilaksanakan di sekolahnya itu. “Saya apresiasi kegiatan dari teman-teman Pengairan ini, apalagi bisa menggiring siswa ikut serta seperti tadi (bersih-bersih sungai), sangat baik,” ucapnya.
Arif berharap kegiatan yang mempunyai dampak positif bagi para siswa dan masyarakat ini, nantinya bisa dilanjutkan di tahun berikutnya. “Semoga di tahun depan kembali diadakan, dan bisa lebih meluas,” harapnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi