RadarBanyuwangi.id – Program Banyuwangi Ayo Kursus (BAK) resmi dibuka, Senn (18/9). Prosesi pembukaan dilakukan secara daring dan diikuti seluruh peserta yang tersebar di seluruh penjuru Bumi Blambangan.
BAK merupakan salah satu program yang digelar Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul, terampil, dan siap kerja.
Program BAK 2023 berlangsung hingga Rabu (27/9). Berbagai pelatihan disediakan, mulai pelatihan mencukur rambut (barbershop), menjahit, digital marketing, merangkai bunga, memasak atau tata boga, bahasa Inggris, hingga bahasa Mandarin, dan lain sebagainya.
Kepala Dispendik Suratno melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Dispendik Nuriyatus Sholeha mengatakan, melalui program tersebut pihaknya ingin membekali masyarakat tanpa batas usia dengan berbagai ilmu melalui kursus.
Materi yang diperoleh dapat dimanfaatkan jangka panjang. Dengan demikian, perekonomian masyarakat diharapkan semakin menggeliat.
Dikatakan, melalui BAK, masyarakat Banyuwangi, termasuk kaum milenial juga diharapkan memiliki keterampilan agar bisa memulai usahanya sendiri. Nuri menuturkan, total peserta BAK 2023 mencapai 660 orang.
”Mereka tersebar merata diseluruh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Banyuwangi yang berjumlah 45 titik,” ujarnya.
Nuri berharap, para peserta yang mengikuti program BAK 2023 dapat nengikuti kursus secara serius. Tujuannya, tentu agar seluruh peserta bisa mendapatkan hasil yang maksimal untuk dipraktikkan di lapangan.
”Saya mengucapkan terima kasih atas support dari pemilik dan rekan LKP yang luar biasa. Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat kepada masyarakat,” jelasnya.
Salah satu peserta BAK 2023 LKP Desy Education program tata boga, Syifa mengungkapkan, program tersebut sangat bermanfaat.
Dia berharap seluruh materi yang disampaikan dapat dikembangkan dan menghasilkan ilmu yang bermanfaat. Sehingga, bisa diterapkan dalam keseharian untuk peningkatan ekonomi.
”Senang sekali bisa lolos ikut program BAK ini, karena kesempatannya tidak bisa diikuti tiap tahun. Saya harap ke depan menjadi wadah untuk pengembangan diri,” tandasnya. (tar/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin