Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Rayyan International College Kembali Buka Kesempatan Generasi Muda Bekerja di Kapal Pesiar

Ayu Lestari • Selasa, 29 Agustus 2023 | 23:00 WIB
JARING KRU KAPAL PESIAR: Puluhan peserta mengikuti seleksi dan interview sekaligus dipertemukan langsung dengan user asal ISS Manajemen di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Rayyan International College.
JARING KRU KAPAL PESIAR: Puluhan peserta mengikuti seleksi dan interview sekaligus dipertemukan langsung dengan user asal ISS Manajemen di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Rayyan International College.

RadarBanyuwangi.id Puluhan peserta kembali mengikuti seleksi program kerja ke kapal pesiar yang diselenggarakan oleh Rayyan International College.

Para peserta yang menjalani interview langsung bertemu dengan user yang didatangkan dari PT Indo Samudera Servis dan Manajemen (ISS Manajemen) yang beroperasi di Bali.

Direktur Operasional Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Rayyan International College Nur Fajri Wicaksono AmdPar mengatakan, minat peserta yang ingin bekerja di kapal pesiar selalu mengalami peningkatan tiap tahunnya.

Bahkan, peserta yang mengikuti tes interview kali ini banyak yang berasal dari luar Banyuwangi bahkan luar Jawa.

Ada yang berasal dari Tulungagung, Kediri, Surabaya, Pacitan, Tegal, Jambi, Medan, hingga Pulau Kalimantan. ”Karena antusiasme peserta cukup tinggi, kami membagi interview menjadi beberapa sesi,” ujarnya.

Fajri menuturkan, peminat lapangan kerja di kapal memang didominasi oleh laki-laki. Namun, tidak sedikit pula perempuan yang bekerja di kapal luar negeri.

”Sekadar diketahui, perempuan yang bekerja di luar negeri justru mereka lebih terjamin keamanannya secara Undang-Undang. Kadang ada peserta yang ragu karena takut tentang keselamatan. Namun, justru mereka lebih terlindungi,” bebernya.

Fajri menambahkan, melihat potensi pekerjaan yang luar biasa, pihaknya tidak serta-merta memberikan kesempatan kepada seluruh calon peserta untuk mengikuti interview.

Tetap terdapat beberapa poin penting yang diprioritaskan agar siswa LPK Rayyan dapat maju ke tahap selanjutnya.

”Seleksi dari kami paling penting good attitude and good manners (sikap yang baik dan sopan santun). Itu paling penting. Sedangkan skill bisa dipelajari dan diolah,” jelasnya.

Direktur PT ISS Manajemen I Putu Alit Budi Sastrawan AmdPar CHt mengatakan, permintaan dari sejumlah negara terhadap kebutuhan tenaga kerja Indonesia, khususnya di sektor kapal pesiar cukup menjanjikan. Terlebih saat ini permintaan ke Indonesia juga meningkat signifikan.

Putu merasa, sumber daya manusia (SDM) dan juga kebutuhan untuk itu akan sangat besar di Banyuwangi. Kuota yang dipatok pun tergolong cukup banyak, yakni berkisar di angka 1.500 kru kapal pesiar hingga tahun mendatang.

”Kali ini sudah ketiga kalinya saya berkunjung di LPK Rayyan. Ini merupakan suatu kerja sama yang saling menguntungkan, terlebih potensi dari siswa yang kami rekrut dari LPK ini memiliki kompetensi yang memadai. Perekrutan melalui Ali Iqbal AMd Par, Crew Manager PT ISS Manajemen yang membawahi wilayah Jatim hingga Aceh,” tandasnya. (tar/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#kapal pesiar #sumber daya manusia #interview #Lembaga Pelatihan Kerja #LPK