RadarBanyuwangi.id – Sejak 2020 lalu, SMAN 1 Giri bertransformasi menjadi SMA Taruna Bangsa. Selain beberapa terobosan pendidikan, tentu saja seragamnya ikut menyesuaikan dengan tiga matra.
Beberapa hal baru tersebut meliputi mekanisme pembelajaran, sistem pendidikan, hingga pembaruan seragam yang digunakan.
Kini SMAN 1 Giri Taruna Bangsa bekerja sama dengan tiga matra sekaligus, yakni Angkatan Darat (Kodim 0825 Banyuwangi), Angkatan Laut (Pangkalan TNI Banyuwangi), dan Kepolisian (Polresta Banyuwangi).
Sinergi dengan tiga matra tersebut bertujuan untuk pembentukan karakter disiplin, Pelatihan Baris Berbaris (PBB), lalu lintas dan narkoba, serta kemaritiman.
Khusus bagi siswa yang berminat melanjutkan ke profesi TNI/Polri akan mendapatkan penggemblengan untuk menghadapi tes kedinasan.
Salah satu hal mencolok dari sekolah ini yakni seragam yang dikenakan siswa. Terutama seragam Pakaian Dinas Umum (PDU).
Seperti yang diungkapkan oleh salah satu siswi kelas 11, Zahra Ayu Putri Prayudha. Sulung dari dua bersaudara itu mengungkapkan, seragam PDU dikenakan setiap hari Rabu dan Kamis. Atau ketika ada upacara hari besar.
”Atributnya ada baret hitam, pin logo SMAN Giri, ada jas, di bagian bahu ada bet kepangkatan. Ada pin pelat nama di bagian dada kanan. Ada dasi, sabuk seperti biasa. Untuk sepatu, menggunakan sepatu PDH atau pantofel,” ujar remaja berusia 16 tahun itu.
Zahra mengatakan, tidak ada perbedaan signifikan antara seragam untuk taruna dan taruni. Yang membedakan hanya pada bagian bawahan seragam.
”Yang membedakan antara seragam cewek dan cowok itu bawahan. Cowok menggunakan celana, cewek menggunakan rok span. Untuk yang tidak berhijab, roknya di bawah lutut. Sedangkan kemeja semuanya lengan panjang,” pungkasnya. (rei/bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin