RadarBanyuwangi.id – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri terus bergulir. Setelah tahap pendaftaran jalur afirmasi, perpindahan atau mutasi tugas orang tua/wali, dan jalur prestasi non-akademik ditutup pada Selasa (20/6) pukul 23.59, para pendaftar yang lolos mulai melakukan daftar ulang, Jumat (23/6).
Meski telah memasuki tahap daftar ulang, beberapa sekolah mengaku masih menerima keluhan dari para pendaftar maupun orang tua berkaitan kendala yang mereka hadapi saat melakukan pendaftaran. Contohnya sulit sulit login saat hendak mendaftar atau kekeliruan berulang akibat kurang teliti ketika memasukkan tanggal lahir maupun nomor kartu keluarga (KK).
Seperti terjadi di SMKN 1 Banyuwangi. Bahkan, di sekolah yang satu ini ada pendaftar yang salah memilih jalur. Ada pula yang bingung mengenai kategori jalur yang sudah di sediakan. “Selain itu, ketika sudah masuk jalur afirmasi yang seharusnya mengunggah data Kartu Indonesia Pintar (KIP), wali murid banyak yang memasukkan data buku tabungan,” ujar Kepala SMKN 1 Banyuwangi Mulyadi melalui Pengelola Data PPDB Melanoke Pramanik.
Hal berbeda terjadi di SMAN 1 Giri. Kepala SMAN 1 Giri Mujib mengatakan, menjelang penutupan PPDB jalur afirmasi ada beberapa kendala yang sebelumnya dihadapi oleh wali murid yang mendaftar di sekolah tersebut. Yakni terkait pindahan atau mutasi orang tua yang memiliki kartu keluarga (KK) di luar Provinsi Jatim. ”Kalau sudah pindah ke sini lama setidaknya harus ada surat pengantar dari desa dulu baru diunggah ke sistem untuk mendapatkan personal identification number (PIN). Tapi permasalahannya para orang tua atau siswa yang bersangkutan masih memiliki KK di luar provinsi,” jelasnya.
Sementara itu, Mujib mengaku keluhan terkait permasalahan kekeliruan upload tanggal lahir atau nomor KK saat ini semakin sedikit. Setiap tahun fenomena tersebut menjadi koreksi dan sebagai antisipasi pihak sekolah menyediakan tempat layanan pengaduan selama hari kerja sehingga peserta tetap terarah.
”Sejak awal tentunya kami sosialisasikan bahwa KK sangat penting. Setidaknya surat keterangan dapat membantu. Kami bersyukur tidak ada yang tertolak terkait permasalahan tersebut, kami selalu memberikan bantuan agar siswa bisa dapat bersekolah meski sedikit ada kendala pindahan,” tandasnya.
Seperti diketahui, total kuota siswa baru yang diterima dari tiga jalur pendaftaran tersebut sebanyak 25 persen dari total pagu sekolah. Rinciannya, kuota pendaftaran jalur afirmasi sebesar 15 persen, jalur prestasi lomba sebanyak 5 persen, dan jalur pindahan orang tua/wali sebesar 5 persen.
PPDB jenjang SMA/SMK bakal berlanjut ke pendaftaran tahap II, yakni jalur prestasi nilai akademik SMA. Tahap ini dibuka hari ini (24/6) sampai pukul 23.59 besok (25/6). Selanjutnya, pendaftaran jalur zonasi SMK dibuka pada Selasa (27/6) sampai pukul 23.59 Rabu (28/6). Pendaftaran jalur zonasi SMA dibuka mulai 1 Juli hingga 2 Juli pukul 23.59. Sedangkan PPDB tahap terakhir atau tahap V adalah jalur prestasi nilai akademik SMK. Pendaftaran jalur yang satu ini dibuka 4 sampai 5 Juli pukul 23.59. (tar/sgt)
Editor : Ali Sodiqin