Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pendaftar PPDB SMP Lebihi Kuota, Jalur Prestasi Banyak Diserbu Juara O2SN

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 13 Juni 2023 | 22:35 WIB
VERIFIKASI: Panitia PPDB SMPN 1 Giri mengecek piagam penghargaan milik pendaftar. Peserta PPDB menjalani uji petik olahraga hoki.
VERIFIKASI: Panitia PPDB SMPN 1 Giri mengecek piagam penghargaan milik pendaftar. Peserta PPDB menjalani uji petik olahraga hoki.

GIRI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur prestasi dan nilai rapor jenjang SMP sudah dibuka sejak Senin (12/6). Ratusan siswa berebut bisa mendapatkan kesempatan diterima di sekolah tujuan.

Salah satunya di SMPN 1 Giri. Puluhan siswa sejak pagi datang membawa piagam lomba dan kejuaraan untuk bisa masuk melalui jalur prestasi. Setelah diperiksa piagamnya, peserta wajib mengikuti uji petik. Ada yang diminta unjuk kemampuan bela diri silat, sepak bola, hoki, berceramah, hingga modeling sesuai dengan piagam yang ditunjukkan.

”Kita terima sesuai dengan prosedur PPDB. Sertifikat yang dibawa kita periksa. Tinggal berapa nanti skornya setelah diverifikasi,” ujar Kepala SMPN 1 Giri Hadi Bagijono.

Pada uji petik prestasi olahraga, banyak siswa jebolan kompetisi O2SN Kabupaten yang ikut mendaftar. Hadi mengatakan, mereka tetap akan dinilai sesuai dengan kriteria dalam perbup. Jika skornya memungkinkan, siswa bisa diterima secara langsung. Sebaliknya, jika masih ada yang lebih baik, peserta PPDB bisa melihat skor sesuai yang diberikan oleh tim verifikasi.

Hadi menambahkan, di sekolahnya pagu untuk prestasi akademik tersedia 13 kursi, non-akademik 13 kursi, sedangkan nilai rapor 51 kursi. Sejak pagi sebanyak 30 siswa mendaftar di jalur prestasi, baik akademik maupun non-akademik. Artinya, jumlah pendaftar sudah melebihi kuota yang disediakan sekolah. ”Untuk jalur rerata rapor, sejak malam hari dibuka sudah penuh. Pukul 04.00, kita lihat skornya sudah terisi. Yang tidak lolos otomatis keluar dari pagu,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno berharap, pihak sekolah bisa menyesuaikan prioritas penerimaan jalur prestasi sesuai dengan yang tertera di Perbup PPDB. Sebab, sudah ada ketentuan kejuaraan, baik beregu maupun perorangan. ”Prioritasnya tetap untuk olahraga yang berjenjang. Untuk O2SN karena berjenjang bisa diakomodasi, menyesuaikan kuota yang ada,” tegasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#ppdb #jalur prestasi #banyuwangi #smp #O2SN