Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Peringati Hardiknas, Bupati Ipuk Luncurkan Program ”Rindu Bulan”

Ali Sodiqin • Rabu, 3 Mei 2023 | 15:32 WIB
SERIUS: Peserta dari LKP Desy Education mengikuti uji kompetensi Bahasa Inggris di kampus Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Minggu (27/11).
SERIUS: Peserta dari LKP Desy Education mengikuti uji kompetensi Bahasa Inggris di kampus Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Minggu (27/11).
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Bupati Ipuk Fiestiandani meluncurkan program pendidikan ”Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun” (Rindu Bulan). Peluncuran program anyar tersebut digelar bertepatan dengan momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023, Selasa (2/5).

Peluncuran program tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Wakil Bupati (Wabup) Sugirah dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi. Melalui program ini, pemkab memfasilitasi warga untuk mengikuti pendidikan hingga setara SMA.

Rindu Bulan merupakan penajaman dari berbagai inovasi pendidikan yang telah diluncurkan sebelumnya. Seperti Gerakan Daerah Angkat Anak Putus Sekolah (Garda Ampuh), Siswa Asuh Sebaya (SAS), uang saku dan uang transpor bagi pelajar kurang mampu, beasiswa Banyuwangi Cerdas, Banyuwangi Mengajar, program Akselerasi Sekolah Masyarakat (Aksara), dan sejumlah program lain.

Program ini dilaksanakan berbasis desa/kelurahan. Pada tahap awal, sebanyak 26 desa/kelurahan ditunjuk sebagai pilot project yang akan bergotong royong menuntaskan wajib belajar 12 tahun kepada semua warganya.

Bupati Ipuk mengatakan, melalui program Rindu Bulan diharapkan rata-rata lama sekolah dan rata-rata harapan sekolah di Banyuwangi terkerek naik. ”Kami memfasilitasi anak-anak usia sekolah maupun warga dewasa yang belum sempat menuntaskan pendidikan hingga setara SMA,” kata Ipuk usai memimpin upacara peringatan Hardiknas 2023 yang dirangkai dengan peringatan Hari Otonomi Daerah di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi kemarin.

Ipuk menambahkan, desa/kelurahan pilot project tersebut merupakan perwakilan dari tiap-tiap kecamatan se-Banyuwangi. ”Kami libatkan camat, kades, lurah, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga tenaga pendidik untuk menggerakkan program ini,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Suratno menambahkan, pemkab telah mengantongi data warga yang akan diintervensi melalui program Rindu Bulan. Data tersebut hasil verifikasi antara data yang ada di Dispendik dan desa.

Berdasar data tersebut, maka akan dilakukan pendampingan kepada warga oleh semua komponen di tiap desa/kelurahan. Mulai guru, kepala sekolah, pengawas, koordinator wilayah kerja satuan pendidikan (korwilkersatdik), pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), hingga lembaga kursus dan pelatihan (LKP). ”Mereka kami beri tanggung jawab mengajak warga kembali mengikuti pendidikan, minimal setara SMA. Kalau yang usia sekolah, kami kembalikan ke bangku sekolah,” kata Suratno.

Sedangkan untuk orang dewasa, mereka akan diarahkan untuk mengikuti kejar paket B maupun C di PKBM. ”Bahkan, mereka juga bisa mengikuti kursus keahlian yang diminati di LKP terdekat,” imbuh Suratno.

Suratno menargetkan, dengan digulirkannya program Rindu Bulan dalam dua tahun ke depan status pendidikan warga Banyuwangi akan semakin meningkat. ”Targetnya rata-rata lama sekolah di Banyuwangi bisa meningkat. Insya Allah dengan gotong royong banyak pihak, kita optimistis bisa mencapai target,” kata dia.

Sementara itu, peringatan Hardiknas di Banyuwangi berlangsung semarak. Selain upacara, juga diwarnai pameran inovasi unggulan masing-masing sekolah hingga penampilan seni budaya oleh ratusan pelajar Banyuwangi.

Bupati Ipuk sempat menjajal sepeda listrik modifikasi karya siswa SMKN Glagah. Ipuk juga melihat berbagai inovasi karya pelajar sekolah lainnya. Antara lain robot samurai karya siswa MTsN 1 Banyuwangi, alat pendeteksi kebakaran karya siswa SMPN 1 Banyuwangi, dan masih banyak lainnya. (rei/sgt/c1) Editor : Ali Sodiqin
#pendidikan #Rindu Bulan #Hardiknas #banyuwangi #wajib belajar #edukasi