Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pohon Sukun Bagus sebagai Penahan Air dan Tanah

Rahman Bayu Saksono • Senin, 24 Oktober 2022 | 19:34 WIB
MASIH ADA: Tanaman sukun sudah mulai jarang dibudidayakan masyarakat Banyuwangi. (Dedy Jumhardiyanto/Radar Banyuwangi)
MASIH ADA: Tanaman sukun sudah mulai jarang dibudidayakan masyarakat Banyuwangi. (Dedy Jumhardiyanto/Radar Banyuwangi)
RADAR BANYUWANGI – Pohon sukun merupakan salah satu jenis tanaman endemik dari nusantara. Selain bagus untuk penghijauan, kandungan gizi buah sukun menjadikannya salah satu sumber pangan potensial.

Namun, tanaman sukun belakangan ini sudah mulai dilupakan oleh masyarakat di Indonesia. Padahal, selain memiliki nilai ekonomis, pohon sukun juga memiliki fungsi ekologis untuk mencegah bencana longsor dan banjir.

”Akar pohon sukun lebarnya bisa mencapai belasan meter, bahkan sampai 20 meter. Akar tersebut yang akhirnya dapat mencegah pergerakan tanah dan longsor,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Banyuwangi Dr Guntur Priambodo.

Menurut Guntur, akar pohon sukun juga bisa banyak menyerap air. Ketika usianya mencapai 30 sampai 40 tahun, di sekeliling pohon sukun akan muncul banyak sumber air. Hal ini bisa menjadi salah satu langkah mitigasi saat terjadi kekeringan. Dengan demikian, pohon sukun juga bisa menjadi salah satu pencegah terjadinya banjir.

Menanam pohon sukun merupakan salah satu upaya untuk mencegah longsor, menciptakan sabuk hijau, dan membuat ruang terbuka hijau. Tujuannya pasti, agar lingkungan tetap hijau, menetralkan polusi, serta untuk melindungi bahan baku air khususnya di kawasan daerah aliran sungai.

Selain itu, tanaman tropis yang banyak tumbuh di Indonesia ini bisa menjadi solusi dari masalah krisis pangan di tanah air. Dengan kandungan karbohidrat kompleks di dalam buahnya, sukun dapat menggantikan nasi sebagai makanan pokok apabila terjadi gagal panen padi.

Fungsi ekonomis sukun erat kaitannya dengan manfaat dari mengonsumsi buah sukun. Buah sukun kaya akan manfaat. Di daerah Pasifik, sukun digunakan sebagai sumber karbohidrat dan digunakan sebagai salah satu makanan pokok pengganti roti. Tak heran orang Eropa menyebut buah sukun sebagai buah roti atau breadfruit. ”Jadi, sukun ini memiliki banyak manfaat, pohon dan buahnya,” tanda Guntur. (ddy/bay/c1) Editor : Rahman Bayu Saksono
#Penahan Tanah #Penghijauan #Pohon Sukun #Penahan Air