Dalam acara itu, hadir Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Provinsi Jatim Wahid Wahyudi, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa, Kepala Cabang Dispendik (Kacabdispendik) Jatim wilayah Banyuwangi Istu Handono, Kepala SMADATARA Slamet Riyadi, Forkopimka Pesanggaran, dan anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMAN di Kabupaten Banyuwangi.
Pembaretan untuk taruna baru ini, ditandai penyiraman bunga dan pemasangan baret pada taruna dan taruni yang dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dispendik Jatim Wahid Wahyudi dan Kapolresta Kombes Pol Deddy Foury Millewa. “Dengan pembaretan ini, para siswa kelas X resmi menjadi taruna dan taruni, kita juga memberikan penghargaan kepada taruna dan taruni terbaik selama Dasbhara,” kata Kepala SMADATARA Genteng, Slamet Riyadi.
Menurut Slamet, pembaretan oleh Kadispendik Jatim dan Kapolresta Banyuwangi itu, menandakan kegiatan Dasbara yang digelar selama tiga bulan telah selesai. “Setelah dibaret ini, anak-anak akan fokus di (bidang) akademik,” ucapnya.
Pria yang biasa disapa Nande ini menyampaikan, ada beberapa perbedaan dalam pembentukan Dasbhara taruna Bhayangkara angkatan keempat ini, dibanding angkatan sebelumnya. Yang paling mencolok, terang dia, agenda pembaretan yang dilakukan di Pantai Pulau Merah. “Sebelumnya digelar di sekolah, selalu ada perbedaan. Ada pengurangan dan penambahan, apa yang dirasa kurang kita perbaiki,” paparnya.
Kadispendik Jatim Wahid Wahyudi dalam acara itu mengatakan SMAAN 2 Taruna Bhayangkara Genteng ini salah satu sekolah unggulan, bukan hanya di Banyuwangi, tapi juga di Jawa Timur. “Ini (SMADATARA) bersama lima sekolah ketarunaan lain di Jawa Timur sekolah unggulan, karena ada ekstra kesamaptaan dan wawasan kebangsaan,” katanya.
Wahid akan berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas lulusan SMADATARA. Apalagi, SMA dan SMK itu kewenangan Dispendik Provinsi Jawa Timur. “Kami akan melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas lulusan, khususnya di sekolah berbasis ketarunaan seperti SMADATARA ini,” cetusnya.(sas/abi) Editor : Agus Baihaqi