Salah satu pemateri dari IAI Darussalam, Blokagung Muhammad Anas menyampaikan kebutuhan dasar makhluk hidup itu air. Dalam sehari, satu keluarga rata-rata menghabiskan 150 liter air untuk berbagai kebutuhan, seperti memasak, mencuci, mandi, dan juga minum. “Air adalah kebutuhan utama manusia,” katanya.
Tingginya kebutuhan air, Anas mengajak para siswa untuk menjaga kebersihan air termasuk yang ada di sungai. Jika air yang dikonsumsi bersih, maka potensi terserang penyakit kecil. “Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan air, termasuk menjaga sungai,” ujarnya.
Usai sosialisasi tentang Program Sekardadu dan air, para siswa di kedua sekolah itu diajak untuk turun membersihkan sampah di sekitar bantaran sungai dan saluran irigasi. Dengan harapan, para siswa akan terbiasa menjaga kebersihan air. “Tujuan Sekardadu ini sebenarnya mengajak masyarakat ikut serta menjaga kebersihan sungai,” cetus Korsda Bangorejo, Suhaili.
Kepala SDN IV Bangorejo, Umi Karyani mengapresiasi program Sekardadu yang digagas oleh Dinas PU Pengairan Banyuwangi. Dengan materi atau ilmu yang disampaikan tentang air bersih, itu sangat bermanfaat bagi anak-anak. ‘Air selalu dibutuhkan orang sejak lahir sampai meninggal. Ilmunya sangat bermanfaat bagi para siswa,” katanya.
Kepala SDN III Kebondalem, Rika Novita Santi mendukung penuh program Sekardadu yang melibatkan siswa. Karena sejak dini, bisa mengetahui pentingya menjaga kebersihan air, yang imbasnya pada kesehatan masyarakat. “Kami siap mengajak siswa menjaga kebersihan aliran sungai mulai dari sungai di sekitar sekolah,” ujarnya.(mg5/abi) Editor : Agus Baihaqi