Alih status itu disampaikan oleh ketua Yayasan Rustida, Ir. H. Endang Sulaeman dalam launching STIKES Rustida di kampusnya, Kamis (4/8). Dalam acara itu, yayasan juga membacakan surat keputusan (SK) pengangkatan Haswita, S.Kp., M.Kes sebagai Ketua STIKES Rustida. “Selamat kepada ibu Haswita, S.Kp., M.Kes, semoga semakin bermanfaat,” cetus Ketua Yayasan Rustida, Ir. H. Endang Sulaeman usai membacakan SK ketua STIKES Rustida.
Menurut Ir. H Endang Sulaeman, perjalanan menuju STIKES Rustida ini cukup panjang. Itu dimulai pendirian Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Rustida pada 1984, AKPER tahun 1999, naik menjadi AKES Rustida tahun 2009, dan pada 2022 ini menjadi STIKES Rustida. “Perjalanan yang panjang dan melelahkan,” katanya seraya meminta dengan kenaikan tingkat ini harus diikuti peningkatan kualitas.
Launching STIKES Rustida yang diawali santunan anak yatim itu, dihadiri Dewan Pembina Yayasan Rustida/mantan Direktur Rolas Nusantara Medika dr. I Wayan Sulianta, Komisaris Rolas Nusantara Medika drg. Doni Soewoyo, Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, Soedarto Setyo, Forpimka Glenmore, pimpinan rumah sakit, pimpinan puskesmas, pimpinan klinik, pimpinan PBM, ketua PPNI, ketua IBI, ketua IFI, pimpinan perguruan tinggi, dan pimpinan SMA/MA/SMK. “Terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah meluangkan waktunya hadir pada acara ini,” kata Kepala STIKES Rustida, Haswita S.Kp M. Kes.
Dalam sambutannya, Haswita menyampaikan STIKES Rustida memiliki tiga Program Studi (Prodi), yakni Prodi Fisioterapi (S1), Keperawatan (D3), dan Prodi Kebidanan (D3). “Pada tahun akademik 2021-2022 ini, kami meningkatkan dan mengembangkan kualitas lembaga, mahasiswa, dan lulusan,” katanya.
Khusus untuk Prodi Fisioterapi (S1), jelas dia, ini prodi baru yang didirikan untuk menunjukkan STIKES Rustida berperan dalam melaksanakan Program Banyuwangi Rebound. “Program S1 Fisioterapi ini yang pertama di eks Krasidenan Besuki, Lumajang, Probolinggo dan Pasuruan Lulusan prodi ini memiliki banyak peluang kerja,” ujarnya.
Bagi masyarakat yang ingin putra dan putrinya yang sudah lulus SMA, MA, dan SMK yang ingin melanjutkan pendidikannya, bisa mendaftar di STIKES Rustida melalui website www.stikesrustida.com “Bisa mendaftar di Prodi Fisioterapi, Prodi Keperawatan dan Kebidanan. Kuliah tidak perlu jauh-jauh karena sudah ada di STIKES RUSTIDA ini,” cetusnya.
Haswita menyampaikan capaian STIKES Rustida selama 2021 hingga 2022. Prodi D3 Keperawatan telah terakreditasi LamPTKes. dengan status BAIK SEKALI. “Hasil uji kompetensi mahasiswa di Prodi Keperawatan dan Kebidanan memuaskan, 100 persen kompeten, ini bekerjasama dengan rumah sakit pemerintah dan swasta terkait peningkatan kualitas lulusan,” paparnya.
Dan puncaknya, jelas dia, pada Juni 2022, STIKES Rustida mendapat Surat Keputusan (SK) untuk bisa berubah nama dari Akes menjadi STIKES. “Kami akan berdoa dan berusaha semaksimal mungkin agar STIKES Rustida tetap berkembang, serta menghasilkan lulusan yang berkualitas,” pungkasnya.
Kabid SDK Dinkes Banyuwangi, Soedarto Setyo menyambut baik dengan alih status Akes menjadi STIKES Rustida, Krikilan, Glenmore. “Ini kabar baik di bidang kesehatan di Kabupaten Banyuwangi,” ungkapnya.
Lulusan STIKES Rustida, nantinya bisa menjadi tambahan amunisi bagi tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Banyuwangi. “SDM tenaga kesehatan itu komponen kunci terhadap pelayanan kesehatan yang maksimal,” ucapnya.
Soedarto berharap STIKES Rustida bisa terus meningkatkan kualitas. Sehingga, alumni bisa bersaing dengan institusi lain, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. “Selamat STIKES Rustida,” katanya.(sas/abi) Editor : Agus Baihaqi