Di hari pertama masuk sekolah, banyak yang mengisi upacara bendera. Selanjutnya, dilakukan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. “Sesuai perintah dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, kita masuk PTM 100 persen,” cetus kepala SDN 3 Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Safari.
Menurut Safari, penyebaran Covid-19 di Banyuwangi masih melandai, meski di luar kota penularan virus korona ada yang kembli tinggi. “Kalau nanti ada instruksi daring, kami pasti akan ikuti,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.
Safari menyebut jumlah siswa baru di sekolahnya ada 10 anak. Di hari pertama, semua siswa melaksanakan upacara bendera, dilanjut kerja bakti membersihkan kelas. “Usai upacara semua siswa salaman dengan para guru lalu kerja bakti,” ujarnya.
Kondisi itu juga terlihat di SDN VI Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Di sekolah ini, sejak awal masuk sudah memberlakukan PTM 100 persen. Tapi, Dispendik Banyuwangi menghimbau untuk tetap menaati protokol kesehatan. “Minimal guru dan siswa selalu menggunakan masker,” jelas salah satu guru SDN VI Karangharjo, Nanik Ambaryani.(mg5/abi) Editor : Agus Baihaqi