Kepala SMAN 1 Situbondo, Drs. Nurhidayat Yuliyadi, M.Pd mengaku bersyukur atas capaian siswa-siswi SMASA. Sehingga, mereka berhasil lolos dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Capaian siswa tersebut, merupakan hasil dari kerja keras semua pihak. "Selaku kepala sekolah, saya juga merasa bangga. Harapannya, siswa yang telah lolos dan diterima di PTN, dapat memunculkan karya-karya terbaiknya," ujar Nurhidayat, Selasa (28/6).
Dia mengaku, dengan banyaknya prestasi yang dicapai siswa, sekolah yang dipimpinnya itu akan terus berupaya meningkatkan prestasi dan kualitas lulusan. Untuk kepentingan tersebut, pihaknya secara intens melakukan evaluasi dan inovasi program-program. Baik yang telah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan.
Misalnya, PPDB tahun 2022 Jalur Prestasi, nilai akademik masih banyak diminati oleh siswa lulusan SMP/MTs yang memiliki nilai besar/tinggi. “PPDB tahun ini, nilai terendah pada jalur prestasi, nilai akademiknya 88.06 dan tertinggi 93.26. Ini membuktikan, bahwa SMAN 1 Situbondo masih menjadi sekolah tujuan/rujukan siswa di Kabupaten Situbondo yang ingin berprestasi di bidang akadmik maupun non akademik,” terangnya.
Nurhidayat menerangkan capaian prestasi bidang akademik, selain banyaknya siswa yang diterima di-PTN, sekolahnya juga mendapatkan prestasi pada Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K), serta Kompetisi Literasi Numerasi Tingkat Nasional. Sedangkan prestasi non akademik, kata Nurhidayat, sekolahnya mengirimkan 30 siswa yang ikut berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jatim VII Tahun 2022, yang pelaksanaannya sedang berlangsung di empat Kabupaten hingga pekan depan.
“Saya bangga dengan SMAN 1 Situbondo yang terus BERKIBAR meraih prestasi akademik maupun non akademik. Baik tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional maupun Internasional. Harapannya tahun-tahun berikutnya SMAN 1 Situbondo lebih BERKIBAR lagi,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, siswa-siswi SMAN 1 Situbondo yang diterima di PTN favorit di Indonesia, melalui jalur SBMPTN maupun SNMPTN sebanyak 90 orang. Di antaranya, Universitas Gadjah Mada (UGM) sebanyak 5 siswa. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) 8 Siswa. Universitas Erlangga tiga siswa. Universitas Brawijaya (UB) 25 siswa. Universitas Jember (UNEJ) sebanyak 37 siswa, dan Universitas Negeri Malang (UM) satu siswa. Di UNESA 6 siswa, UPN Veteran Yogyakarta 1 orang. Poltek Energi dan Mineral EKAMGAS, 1 siswa. Poltek Perkapalan Negeri Surabaya 1 orang siswa. Poltek Kesehatan Kemenkes Surabaya 1 orang, Poltek Jember 3 orang dan Universitas Islam Negeri Jember 1 orang siswa. (jon/pri/adv) Editor : Muhammad Khoirul Rizal