Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Calon Siswa Baru Diminta Tetap Perhitungkan Jarak Rumah ke Sekolah

Syaifuddin Mahmud • Jumat, 10 Juni 2022 | 17:37 WIB
DIPANDU OPERATOR SEKOLAH: Siswa mengambil PIN pendaftaran sekolah sebagai syarat mendaftar di SMAN 1 Giri, Rabu (8/6). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
DIPANDU OPERATOR SEKOLAH: Siswa mengambil PIN pendaftaran sekolah sebagai syarat mendaftar di SMAN 1 Giri, Rabu (8/6). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
BANYUWANGI, Radar Banyuwangi - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK akan dimulai pada 20 Juni nanti. Siswa yang akan mendaftarkan diri ke SMA maupun SMK Negeri diminta segera menyelesaikan pengambilan PIN pendaftaran.

Tahun ini Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyediakan lima jalur pendaftaran untuk siswa lulusan SMP dan MTs. Mulai dari jalur afirmasi, perpindahan orang tua, dan prestasi lomba- baik akademik maupun non-akademik. Selanjutnya jalur prestasi nilai rapor dan jalur zonasi yang dipisah antara SMA dan SMK. Calon pendaftar sudah bisa memperkirakan nilai, termasuk jarak tempat tinggal dengan sekolah saat mengambil PIN pendaftaran.

Dispendik Jatim dalam website ppdbjatim.net sudah menyediakan peta rerata sekolah yang diterima pada tahun 2021. Termasuk jarak antara sekolah dengan rumah siswa yang diterima tahun lalu. SMAN 1 Genteng misalnya. Tahun 2021, nilai tertinggi rerata rapor yang diterima adalah 94,22 dan terendah 91,76. SMAN 1 Banyuwangi, nilai tertinggi yang diterima 91,74 dan terendah 87,78.

Jarak sekolah dengan rumah siswa juga harus diperhatikan. SMAN 1 Giri misalnya. Tahun lalu menerima siswa dengan jarak terjauh 2.458 meter dari sekolah. Data tersebut cukup menjadi acuan sehingga siswa bisa memiliki gambaran untuk PPDB. Dalam website ppdbjatim.net juga disebutkan statistik gabungan rerata nilai rapor tahun 2022. Rentang nilai 95,001 sampai 100 sebanyak tiga siswa. Sementara, siswa yang meraih nilai 90,001 sampai 95 sebanyak 858 siswa. Selanjutnya, nilai 85,001 sampai 90 sebanyak 8.847 siswa.

Hingga kemarin (8/6), sudah 10.005 siswa dari 24.930 lulusan SMP dan MTs yang sudah mendapatkan PIN pendaftaran. Kepala SMAN 1 Giri Taruna Bangsa Mujib mengatakan, para pendaftar diharapkan bisa segera mengambil PIN. Setelah mendapatkan PIN, siswa bisa melihat rerata nilai rapor, termasuk perkiraan jarak antara sekolah dengan tempat tinggal siswa. Mujib menambahkan, data yang disampaikan Dinas Pendidikan Jawa Timur dengan gambaran nilai rerata rapor dan jarak sekolah tahun lalu tak bisa dijadikan acuan 100 persen untuk PPDB tahun ini.

Menurut Mujib, ada fluktuasi animo pendaftaran yang terjadi. Bisa jadi, tahun ini nilai rapor banyak yang berada di rentang angka tinggi sehingga merubah peta PPDB. "Intinya tidak bisa dijadikan pedoman 100 persen. Kita juga belum bisa melihat bagaimana arus pendaftarnya. Untuk pendaftaran jalur nilai akademik rapor baru dibuka tanggal 25 Juni nanti. Saran saya, siswa tetap mendaftar saja ke sekolah yang dituju untuk jalur nilai akademik,’’ imbaunya.

Mujib menambahkan, setiap jalur pendaftaran  memiliki teknis yang berbeda. Jalur afirmasi misalnya, hanya bisa memilih satu sekolah. Pendaftar bisa meng-upload berkas pendukung. Untuk jalur rerata rapor bisa memilih tiga sekolah dan alur zonasi juga bisa memilih tiga sekolah. Mujib berpesan pendaftar harus memperkirakan jarak tempat tinggalnya dengan sekolah yang dituju. ”Dalam PIN pendaftaran, aplikasi sudah memberikan saran kepada pendaftar, sekolah mana yang terdekat dengan tempat tinggal peserta didik,’’ kata Mujib.

Dia berharap siswa yang belum melakukan pengambilan PIN bisa segera datang ke sekolah. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Banyuwangi, Istu Handono meminta kepada sekolah untuk menyediakan layanan operator pengambilan PIN PPDB. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pendaftaran.

Di SMAN 1 Giri dan SMAN 1 Banyuwangi, rata-rata ada 15 sampai 40 siswa yang datang mengambil PIN per harinya. "Intinya siswa mencoba saja mendaftar di jalur manapun. Sebenarnya mendaftar di luar kota juga bisa karena aplikasi PPDB ini berlaku se-Jatim," pungkasnya. (fre/aif) Editor : Syaifuddin Mahmud
#siswa baru #ppdb #dinas pendidikan #Penerimaan Murid Baru #PPDB Online #banyuwangi #PIN Pendaftaran