Tahapan pengambilan PIN dibuka sejak 2 Juni hingga 18 Juni 2022. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tampaknya ingin memberikan keleluasaan waktu agar wali murid dan siswa bisa memastikan data mereka benar-benar valid sebelum PPDB dibuka pada 20 Juni nanti.
Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Banyuwangi Mohammad Arief Ainurrozie mengatakan, rentang waktu tersebut bisa dimanfaatkan calon pendaftar untuk memvalidasi data. Sebelum mendapatkan PIN, calon pendaftar terlebih dulu login ke situs ppdb.jatimprov.go.id dengan memasukkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sekolah asal, NISN, dan tanggal lahir.
Selanjutnya, pendaftar bisa mengisi data diri, mengunggah kartu keluarga (KK) dan/atau surat keterangan domisili. Tahapan selanjutnya yang digunakan untuk memastikan posisi tempat tinggal dalam sistem zonasi, pendaftar bisa menentukan titik lokasi tempat tinggal dengan aplikasi geolokasi.
Setelah data dinyatakan sesuai, dalam rentang waktu dua hingga tiga hari, data akan diverifikasi oleh operator SMA/SMK. Setelah itu barulah pendaftar bisa mengunduh PIN yang nantinya akan digunakan untuk mendaftar secara online saat PPDB dibuka. ”Setelah lokasi muncul, pendaftar akan mendapat rekomendasi sekolah mana yang terdekat dengan tempat tinggalnya. Di sana juga ada waktu simulasi pendaftaran. Sebelum PPDB dibuka, pendaftar bisa melakukan perbaikan,” jelasnya.
Mantan guru SMKN 1 Banyuwangi itu menambahkan, di lapangan banyak calon pendaftar yang tidak meng-update data kependudukan. Hal itu bisa menjadi masalah ketika PPDB jalur zonasi dibuka. Sebab, penitikan zona juga mengacu kepada dokumen yang ada. Arief berharap calon pendaftar bisa benar-benar mengamati data di dalam PIN PPDB sebelum pendaftaran dibuka. ”Masih ada waktu perbaikan sampai tanggal 18 Juni. Siswa juga bisa mengentri data sendiri,” katanya.
Hingga kemarin siang (6/6), sudah ada 8.855 siswa yang mengambil PIN dari total 24.930 lulusan SMP dan MTs tahun ini. Arief menambahkan, setelah melakukan pengambilan PIN, tahapan berikutnya adalah latihan pendaftaran yang dimulai pada 13 sampai 18 Juni 2022. Tahapan berikutnya masa pendaftaran yang akan dimulai pada 20 Juni 2022. ”Semua pendaftaran akan dilakukan full online. Untuk uji petik yang jalur prestasi baru dilakukan saat daftar ulang,” pungkasnya. (fre/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud