BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Yayasan Pendidikan Islam Al Uswah menggelar buka bersama pada Kamis (21/4). Bertempat di SDIT/SMPIT Al Uswah Masjid Al Ukhuwah, Lingkungan Beran, Kelurahan Kebalenan.
Acara tersebut dihadiri sembilan unit pendidikan Al Uswah, yakni SDIT Al Uswah, SDIT Al Uswah 2, SMPIT Al Uswah, TKIT Al Hafidz, TKIT Permata Mandiri 2, TKIT Mandiri Billah 3, TKIT Al Uswah 4 Bakungan, TKIT Al Uswah 5 Rogojampi, dan MATIQ. Ketua Dewan Pendidikan Banyuwangi Sulihtiyono serta Ketua Yayasan Al Uswah Karyono dan pembina Al Uswah juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Pembina Yayasan Al Uswah Anshori SPd menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Yayasan Al Uswah. Mulai dari kepala sekolah, guru, hingga karyawan atas kekompakannya bersinergi dan berkolaborasi membangun harmonisasi untuk mengemban amanah meningkatkan sumber daya manusia khususnya di bidang pendidikan.
Yayasan Al Uswah saat ini memiliki cita-cita untuk untuk mengembangkan amal usahanya. Di antaranya yakni menghadirkan layanan day care (pengasuhan anak) dan penyempurnaan bangunan asrama siswa/siswi sehingga dengan pelayanan asrama yang memadai ini diharapkan para siswa/siswi yang mukim mampu menghafalkan 5 hingga 12 juz. Selain itu pihaknya juga ingin menghadirkan administrasi terpusat sehingga layanan pendidikan menjadi lebih fokus.
”Yayasan Al Uswah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan insan qurani kepada semua anak didik. Maka, visi ini harus kita jalankan penuh kesadaran. Maka pada hari ini, Yayasan Al Uswah memberikan apresiasi terhadap guru berprestasi. Mudah-mudahan dapat memotivasi guru yang lain,” kata Anshori.
Ketua Dewan Pendidikan Banyuwangi Sulihtiyono memberikan apresiasi terhadap peran serta Yayasan Al Uswah dalam akses pendidikan. Selama menjadi kepala Dinas Pendidikan, pihaknya mengamati jika Yayasan Al Uswah berhasil membangun pendidikan Islam yang berkualitas dan berkarakter. Tidak hanya itu, peran guru Al Uswah juga dipuji oleh mantan Kadispendik ini. Bahkan, salah satu guru Al Uswah berhasil lulus menjadi guru penggerak.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al Uswah Ustad Karyono SPd MT menambahkan, selama 19 tahun Sekolah Islam Terpadu Al Uswah dari segi jenjang, standar, konsep, dan manajemen dalam pelaksanaan proses pembelajaran memiliki target yakni mencapai kualitas yang diharapkan.
”Dalam penerapan pembelajaran yang full day di dalamnya tidak menafikan menu-menu refresh yang menjadi core kita, yakni hafalan Alquran juz 30, hadis untuk siswa SD, dan 5 juz untuk siswa SMP dengan irama bacaan yang familiar di telinga anak-anak, yakni nada hijaz dari Lembaga Wafa Indonesia,” kata Karyono.
Editor : Rahman Bayu Saksono