Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Paskibra dikukuhkan oleh ipuk

Rahman Bayu Saksono • Rabu, 18 Agustus 2021 | 00:30 WIB
paskibra-dikukuhkan-oleh-ipuk
paskibra-dikukuhkan-oleh-ipuk

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Bupati Ipuk Fiestiandani mengukuhkan pasukan pengibar bendera (paskibra) yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus besok. Pengukuhan yang digelar di aula pendapa Sabha Swagata Blambangan berlangsung khidmat Jumat (13/8) malam.


       Ada prosesi yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Para paskibra tahun ini adalah pertama yang bertugas di masa pandemi covid 19, setelah tahun 2020 lalu, kegiatan serupa ditiadakan akibat pandemi yang baru masuk ke Indonesia. Praktis, pada tahun ini, seluruh anggota paskibra menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.


       Meski demikian, suasana tetap berlangsung khidmat dan haru. Terutama saat mereka mengucapkan ikrar Putra Indonesia dan saat melakukan prosesi mencium bendera merah putih sambil diiringi lagu “Padamu Negeri”. Tak sedikit yang terlihat berkaca-kaca.


       Usai mengukuhkan para anggota paskibra yang terdiri atas 72 orang ini, Bupati Ipuk memberikan ucapan selamat. “Selamat kepada anak-anak yang telah terpilih. Kalian adalah putra terbaik Banyuwangi yang telah melalui berbagai proses sampai akhirnya berdiri di sini. Kalian memiliki fisik yang prima, mental yang kuat, moralitas yang baik, dan disiplin yang tinggi. Pertahankan ini,” ujarnya.


       Ipuk menyebut, mendapatkan kepercayaan untuk mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI adalah suatu kebanggaan tersendiri. “Saya terus ini menjadi bekal untuk terus memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi, sehingga kalian mampu menjadi contoh bagi masyarakat dan generasi muda lainnya,” kata dia.


       Sementara itu, Koordinator pelatih paskibra 2021 Kompol Sudarsono menjelaskan, para anggota paskibra tersebut berlatih sangat disiplin. Selain ditempa secara fisik dan mental, mereka juga dituntut untuk mampu menerapkan prokes dengan ketat.  “Prokes benar-benar kami berlakukan, mulai dari bangun pagi, makan, latihan hingga istirahat. Karena kondisi pandemi, biasanya waktu latihan yang full, kali ini hanya separuh waktu. Ini juga sekaligus untuk menjaga kondisi anak-anak,” tuturnya.


       Begitu pula saat pelaksanaan, tambah Sudarsono, untuk mengantisipasi penularan Covid-19, tim yang bertugas dibagi dua. “Di tahun-tahun sebelumnya, tim yang turun adalah pasukan 17–8–45, sekarang komposisinya dibagi dua. Pasukan 17 dibagi dua. Pasukan 8 tetap delapan orang. Pasukan 45 dibagi dua. Sisanya yang separo stand by di asrama,” terangnya.


       Sudarsono menjelaskan, upacara akan dimulai pukul 07.00. “Kami tidak menggelar detik-detik upacara, melainkan langsung pengibaran bendera merah putih. Selanjutnya seluruh pejabat akan mengikuti upacara detik-detik proklamasi yang digelar pemerintah pusat secara virtual. Berikutnya, sore harinya akan dilakukan upacara penurunan bendera merah putih,” jelas Sudarsono. 


       Dalam upacara yang akan digelar di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi ini, pada pagi hari yang bertugas sebagai pembentang bendera adalah Bima Cahya Dinanta (SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi), dengan pengerek bendera yang juga berasal dari sekolah yang sama, Muchammad Rega Dzikrillah Ramadani serta pengulur bendera Alrino Anggoro Wibowo (SMAN 1 Giri). 


       Di sore harinya, Gala Pangestu dari SMAN 1 Glagah bertugas sebagai pembentang sekaligus pelipat bendera. Radita Deo Pratama (SMKN 1 Kalipuro) sebagai pengerek bendera dan Dern Arya Putra Wiranata (SMAN 1 Purwoharjo) sebagai pengulur sekaligus pelipat bendera.

Editor : Rahman Bayu Saksono
#paskibra #banyuwangi #pandemi #protokol #prokes