Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bagi Beasiswa Untuk Siswa Penghafal Al Quran Hingga Perguruan Tinggi

AF Ichsan Rasyid • Senin, 3 Mei 2021 | 14:20 WIB
bagi-beasiswa-untuk-siswa-penghafal-al-quran-hingga-perguruan-tinggi
bagi-beasiswa-untuk-siswa-penghafal-al-quran-hingga-perguruan-tinggi


BANYUWANGI- Keluarga besar Yayasan Pendidikan Islam Al Uswah menggelar buka bersama pada Minggu (2/5). Bertempat di Masjid Al Ukhuwah Lingkungan Beran, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, buka bersama ini dihadiri stake holder Al Uswah di antaranya pengurus Yayasan Al Uswah, guru dan murid berprestasi. Hadir juga Prof. Dr. Miftahul Arifin, M.Pd dan Dr. Kundofir.



Ketua Yayasan Al Uswah Karyono, MT menjelaskan, buka bersama ini digelar merajut silaturahmi sekaligus meringati Hari Pendidikan Nasional yang bertepatan dengan bulan Ramadan. "Alhamdulillah hari ini keluarga besar Al Uswah bisa kembali berkumpul, tentu dengan protokol kesehatan yang sesuai," kata Karyono.



Dikatakan, momen yang bertepatan dengan Hardiknas ini yayasan Al Uswah juga memberikan perhatian khusus kepada guru dan murid yang berprestasi, mereka mendapatkan paket Lebaran, voucher Lebaran dan beasiswa serta piagam. "Mudah-mudahan apresiasi ini menjadi motivasi bagi guru dalam menjalankan tugas sebagai pelayan pendidik dan bagi murid agar lebih giat dalam belajar. Kami juga memberikan beasiswa untuk pelajar yang telah mampu menghafalkan Al Quran untuk melanjutkan ke Madrasah Aliyah hingga Perguruan Tinggi," ujar pria juga motivator ini.



Karyono berpesan momen Hardiknas ini memiliki pesan moral yang penting, sebab di tengah pandemi Covid-19 guru dituntut harus mampu menunjukkan kompetensi guru dalam membimbing anak. Pada masa pandemi sekolah harus mampu melakukan pembelajaran secara daring/online, oleh karena baik guru maupun peserta didik harus mampu melakukan pembelajaran daring/online.



"Guru harus tetap melaksanakan tugasnya dalam mengajar dan mendidik anak meskipun tanpa harus bertatap muka langsung dengan peserta didik. Maka pesan ini harus ditangkap oleh guru sebagai soko guru peradaban agar mereka harus lebih inovatif dalam melaksanakan proses pembelajaran," pungkas Karyono. (*/afi)



Editor : AF Ichsan Rasyid
#smpit al uswah