Penerimaan mahasiswa baru merupakan agenda tahunan yang selalu dilakukan oleh perguruan tinggi negeri ataupun swasta. Di Universitas Terbuka (UT) penerimaan mahasiswa baru dilakukan setiap semester atau setahun dua kali. Pendaftaran mahasiswa baru periode pertama dilakukan Desember – Februari; dan periode kedua dilakukan Juni – Agustus. Bahkan, mulai Tahun Akademik 2019/2020 Pendaftaran Mahasiswa Baru Sepanjang Tahun (Agustus – Januari). Untuk semester ini (2018/19.2) penerimaan mahasiswa baru sudah dibuka sejak tanggal 3 Desember 2018 dan berakhir pada tanggal 6 Februari 2019.
UT menawarkan 39 program studi, terdiri dari 31 Program Sarjana, 2 Program Diploma, dan 6 Program Magister (Pascasarjana) di 4 (empat) Fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). “Yang spesial pada semester kali ini adalah Universitas Terbuka telah membuka dua program studi baru yaitu S1 Sistem Informasi dan S1 Ekonomi Syariah,” tutur Direktur UT Jember Mohammad Imam Farisi.
UT memberlakukan 2 (dua) jenis registrasi, yaitu (1) pendaftaran mahasiswa baru/registrasi pertama dan, (2) registrasi mata kuliah. Pendaftaran mahasiswa baru/registrasi pertama merupakan pencatatan data pribadi (DP) mahasiswa beserta mata kuliah yang diambil pada semester pertama. Pencatatan DP hanya dilakukan satu kali selama menjadi mahasiswa UT. Selanjutnya mahasiswa harus melakukan registrasi mata kuliah yang diambilnya pada tiap semester berikutnya. Pendaftaran mahasiswa baru bisa dilakukan dengan beberapa modus. Pertama, datang langsung ke kantor UPBJJ UT Jember; Kedua, dating ke kelompok-kelompok belajar mahasiswa (Pokjar) yang ada di setiap kabupaten/kota di wilayah UT Jember; dan/atau Ketiga, melalui pendaftaran online. “Apabila tempat tinggal mahasiswa baru jauh dari kantor UPBJJ UT Jember atau pokjar, mahasiswa bisa melakukan proses pendaftaran/registrasi secara online melalui https://sia.ut.ac.id,” imbuh Imam.
Siapapun bisa kuliah di UT, karena UT tidak mengenal batasan atau kuota jumlah mahasiswa baru. UT juga tidak ada batasan umur, tahun kelulusan/ijazah, dan batasan wilayah/lokasi. Kuliah di UT tidak terbatas oleh waktu, usia, dan jarak.
Sejalan dengan perkembangan revolusi industri yang kini telah memasuki Revolusi Industri 4.0, UT menjadi terdepan dalam pemanfaatan kemajuan teknologi terkoneksi. Selama kita terhubung oleh jaringan internet, dimanapun, kapanpun dan siapapun bisa kuliah. Segala proses Pendidikan di UT, dari registrasi, pembelajaran, bahan ajar, hingga ujian dilakukan secara online, tak harus tatap muka. Kuliah zaman now serba online, tak harus tatap muka. Namun, bagi mahasiswa yang menginginkan tatap muka, UT juga menyediakan tutorial tatap muka. Untuk pendaftaran mahasiswa baru ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis. “Kuliah tanpa ongkos, tanpa ngekos, tetap joss,” tambah Imam. (*/afi)
Editor : AF Ichsan Rasyid