JawaPos.com - Sebanyak 28 santri Salafiyah Syafi'iyah, masing-masing 11 santri Taman Pendidikan Quran (TPQ), dan 17 santri tingkat SMP sukses mengkhatamkan Alquran.
Para santri ini dididik dengan metode halaqah Quran selama menempuh pendidikan di Ponpes Salafiyah Syafi'iyah (Sal-Syaf) Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi.
Kegiatan khataman merupakan bentuk apresiasi pihak pesantren kepada para santrinya yang telah berprestasi selama menempuh pendidikan di ponpes tersebut. Para santri sukses menyelesaikan ujian tahfidz dan tahsin yang digelar April lalu oleh tim penguji Ponpes Sal-Syaf.
Acara wisuda yang digelar Minggu (13/5) pagi ini dihadiri oleh KH Zainal Arifin beserta Ibu Nyai Hj Hafidhoh Wildan selaku pengasuh Ponpes Sal-Syaf. Ustadz Muhamad Badrudin bersama istri Ustadzah Huzaimatul Aliyah selaku Kepala TPQ Sal-Syaf. Serta Mahfudhoh selaku ketua tim penguji. Acara tersebut juga dihadiri wali santri dan masyarakat sekitar.
Kepala SMP Al Quran Sal-Syaf Muhamad Badrudin SE mengatakan, bersyukur atas segala limpahan nikmat Allah. Sebab, sebanyak 28 santri menjalani proses wisuda atas prestasi mereka menyelesaikan imtihan. ”Semoga 28 santri yang lulus serta para santri yang sedang menempuh pendidikan menjadi anak yang saleh dan bisa membahagiakan orang tuanya di dunia dan akhirat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala TPQ Sal-Syaf Ustadzah Huzaimatul Aliyah menambahkan supaya para santri menjadi anak yang saleh dan terus menghafal Alquran. Supaya bisa membahagiakan orang tua di dunia dan akhirat. ”Kami turut bangga atas segala usaha kalian,” ungkapnya.
Selanjutnya, Pengasuh Ponpes Sal-Syaf KH Zainal Arifin berharap kepada para santri agar terus menjadi Ahlulloh, yakni para penghafal Alquran, dengan menghafal dan mengamalkannya. Prestasi santri yang diwisuda dari santri SMP Al Quran Sal-Syaf sudah mampu menghafal Alquran sampai dengan 20 juz. ”Prestasi yang diwisuda dari santri TPQ Sal-Syaf mampu menghafal sampai dengan 3 juz,” ujarnya.
Sebelum diwisuda, para santri berziarah ke para masyayikh di antaranya KH Hayyin (Abah dari KH Wildan suyuthi) dan KH Wildan Suyuthi (muasis Ponpes Sal-Syaf). Dilanjutkan ziarah ke makam KH Mufid Mas'ud (PP Sunan Pandan Aran Yogyakarta), kemudian ziarah ke makam KH Chudhori (Ponpes Salaf API Magelang), dan terakhir ziarah ke makam KH Arwani Amin (Pondok Tahfidh Anbu'ul Quran Kudus).
Berlanjut sowan kepada kedua putra KH Ulin Nuha Arwani dan KH Ulil Albab Arwani. ”Harapannya anak-anak bisa mendapat ilmu yang manfaat dan barakah. Sehingga menjadi anak yang bisa dibanggakan oleh orang tua,” ungkapnya.