Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Revitalisasi SMK Demi Menjawab Tantangan Global

Ali Sodiqin • Minggu, 8 Oktober 2017 | 00:29 WIB
revitalisasi-smk-demi-menjawab-tantangan-global
revitalisasi-smk-demi-menjawab-tantangan-global

Globalisasi menjadi tantangan utama dunia pendidikan, tidak terkecuali di Banyuwangi. Di tengah persaingan yang semakin ketat dan berat, dibutuhkan solusi untuk mempersiapkan generasi muda yang andal, mampu bersaing, dan siap pakai. Revitalisasi sekolah menengah kejuruan (SMK) yang didengungkan pemerintah menjadi jawaban atas munculnya tantangan global tersebut.

REVITALISASI yang dicanangkan Presiden Joko Widodo melalui Inpres Nomor 9 Tahun 2016 diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu SMK. Sejalan dengan itu, pariwisata sebagai salah satu dari empat potensi prioritas pembangunan nasional menjadi potensi yang dikembangkan oleh SMK Negeri 1 Banyuwangi.

Dengan keberadaan jurusan Akomodasi dan Perhotelan yang dimiliki, sekolah ini bertekad bisa menggapai prioritas target yang dicanangkan presiden dalam potensi prioritas tersebut. Di antaranya dengan berupaya mendongkrak keunggulan lokal menjadi daya saing bangsa di tingkat global. ”Kami ingin potensi anak didik kami bisa bersaing di kancah global khususnya di dunia pariwisata,” tegas
Sri Hidayati SPd, Kepala SMK Negeri 1 Banyuwangi.

Untuk mewujudkan target tersebut, SMK Negeri 1 Banyuwangi terus berupaya untuk memaksimalkan bidang keahlian Akomodasi Perhotelan serta bidang keahlian yang lainnya. Dalam pelaksanaan misi menggapai dunia global tersebut, sekolah melakukan sejumlah langkah strategis.

Di antaranya dengan melakukan penyelarasan dan sinkronisasi kurikulum. Kurikulum disusun dan didesain sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau industri. Siswa diajak untuk mampu mengadopsi dan menerima mata pelajaran yang sesuai kebutuhan. Dengan ini, siswa lebih memiliki kemampuan teori dan praktik secara berimbang.

Selain kurikulum, SMK Negeri 1 Banyuwangi juga berupa meningkatkan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan. Ini sudah dilakukan dengan menyertakan guru dalam program magang dan mendalami program keahlian di sejumlah hotel mitra sekolah. Ada enam guru yang kini menjalani program tersebut di Bali.

Bukan itu saja, sekolah juga menjalin kemitraan dengan hotel. Di mana pelaku bisnis hotel menjadi tenaga kependidikan di sekolah. Mereka menjadi guru tamu dalam mata pelajaran di sekolah. ”Ada transfer ilmu langsung dari pelaku bisnis terutama hotel kepada siswa,” imbuhnya.

Langkah strategis lainnya yang ditempuh SMK Negeri 1 Banyuwangi dengan peningkatan sarana dan prasarana. Sekolah terus berbenah untuk menyediakan fasilitas dan peralatan praktik siswa. Dengan langkah strategis ini diharapkan bisa menumbuhkan kreativitas guru dan siswa dalam menggali keunggulan potensi yang dimiliki.

Sekolah diharapkan bisa meletakkan visi di mana siswa sebagai pribadi yang utuh. Siswa bisa memiliki potensi dan kekuatan dasar dalam dirinya, yang mampu menolong dirinya saat merasa berdaya. Di sinilah pendidikan menjadi misi dalam menumbuh-kembangkan potensi diri itu agar siswa menjadi dirinya sendiri.

Di sisi lain SMKN Banyuwangi juga mengembangkan pendidikan karakter siswa. Hal tersebut meliputi salat Jumat wajib bagi semua siswa beragama Islam, sementara siswinya mengikuti kajian Islam. Untuk mengaji bersama dilaksanakan setiap hari Rabu pagi. Tidak hanya sisi religi, kegiatan literasi dilaksanakan 15 menit sebelum jam pembelajaran dimulai. Sekolah yang mendapat gelar ”Sobat Bumi” ini juga menerapkan sehari tanpa asap. Kegiatan itu dilaksanakan setiap tanggal 5.

Tak diragukan lagi, di bidang akademisi, sekolah yang dulunya lebih dikenal dengan SMEA Negeri ini menjadi peraih nilai tertinggi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat kabupaten selama tiga tahun berturut-turut. Hal itu merupakan jerih payah sekolah atas bimbingan belajar yang dilaksanakan secara intens dan tidak dipungut biaya alias gratis. (nic/als/c1)

Visi
Mewujudkan sekolah yang unggul, mandiri, berkarakter, peduli, dan berbudaya lingkungan.
Misi
• Melaksanakan pembelajaran yang bertakwa, berkarakter, peduli, dan berbudaya lingkungan, secara optimal berdasarkan Prosedur Operasi Standar (POS).
• Mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi Informasi dan Multimedia.
• Melaksanakan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008.
• Mengembangkan pembelajaran berbasis Bilingual.
• Mengembangkan pembelajaran kewirausahaan dan life skill.
• Mengembangkan kerja sama dengan industri/institusi dalam dan luar negeri.
• Melakukan pelestarian fungsi lingkungan, mencegah terjadinya pencemaran dan mencegah kerusakan lingkungan hidup.

Jurusan:
1. Rekayasa Perangkat Lunak
2. Multimedia
3. Teknik Komputer dan Jaringan
4. Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran
5. Akuntansi dan Keuangan Lembaga
6. Bisnis Daring dan Pemasaran
7. Akomodasi dan Perhotelan
8. Desain Komunikasi Visual
9. Seni Tari



Revitalisasi Oke, Prestasi Yes


KE-INDONESIA-AN, ketakwaan, dan kewirausahaan menjadi motto SMKN 1 Banyuwangi. Program revitalisasi yang tengah dilaksanakan sekolah ini tidak menyurutkan semangat siswa untuk berprestasi. Capaian gelar di level lokal hingga nasional mampu ditorehkan anak didik sekolah ini.

Pada lomba kompetensi siswa (LKS) tingkat kabupaten tahun ini, SMK Negeri 1 Banyuwangi mampu menempatkan lima dari tujuh duta yang dikirim di ajang ini. Mereka berhasil unggul di lomba marketing, akunting, bilingual sekretaris, web desain, dan akomodasi perhotelan. ”Kami punya lima juara dari tujuh orang yang dikirim di ajang itu,” ujar Kepala SMK Negeri 1 Banyuwangi Sri Hidayati SPd.

Di ajang nasional, SMK Negeri 1 Banyuwangi juga menjadi duta Jawa Timur di ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2017 di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kepastian itu diperoleh kontingen sekolah ini menjadi yang terbaik di tanah kelahirannya sendiri, Banyuwangi.

Di event pemilihan duta kesehatan remaja yang dihelat Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi tahun ini, SMK Negeri 1 Banyuwangi mampu menyabet Juara I untuk putra dan putri sebagai duta kesehatan remaja. ”Baik di bagian putra maupun putri kami berhasil mengawinkan gelar duta kesehatan remaja,” ujarnya.

Bukan itu saja, sejumlah event yang ada pun tidak luput menjadi panggung kedigdayaan dari sekolah ini. Event yang digelar Stikes dan Dinas Kesehatan beberapa waktu juga menahbiskan duta sekolah ini ke tangga jawara. Di ajang tersebut, tiga gelar berhasil direbut yakni podium kedua, ketiga, dan harapan tiga.

Termasuk di dalamnya gerak jalan tradisional 17 km dalam memperingati HUT ke-72 RI lalu. SMK Negeri 1 Banyuwangi juga mampu mendulang prestasi. Sekolah yang berada di Jalan Wijaya Kusuma ini menempati podium ketiga terbaik di ajang tersebut. (nic/als/c1)


Siswa Diminati Dunia Kerja Mancanegara


REVITALISASI SMK yang digalakkan pemerintah terus dijabarkan SMK Negeri 1 Banyuwangi dalam praktik dunia pengajaran secara langsung. Terlebih lagi dengan kepemilikan Sertifikat ISO 9001:2000, sekolah ini memiliki sejumlah fasilitas penunjang bagi siswanya. Tujuannya adalah untuk pengembangan bakat dan minat diri siswa untuk meraih prestasi itu sendiri. 

Di antaranya jurusan Akomodasi dan Perhotelan juga telah didukung sarana dan prasarana yang memadai. Sekolah saat ini memiliki 21 kamar yang siap digunakan siswa untuk mempraktikkan ilmu yang diperolehnya secara langsung. Bukan itu saja, untuk menguji keilmuan siswa secara langsung, hotel yang ada di Jalan Wijaya Kusuma ini juga dibuka untuk masyarakat umum.

”Hotel ini bisa untuk siswa praktik sekaligus secara langsung praktik ke masyarakat. Bagaimana melayani tamu dan mengelola hotel secara langsung,” ujar Sri Hidayati SPd, Kepala SMK Negeri 1 Banyuwangi.

Efek semangat siswa dalam menyerap ilmu dan mempraktikkan ilmu yang diperolehnya setidaknya membuahkan hasil manis bagi siswa itu sendiri. Sekolah sebagai sarana penggemblengan siswa pun turut banjir apresiasi. Ini ditunjukkan dengan laris manisnya lulusan sekolah ini untuk diminta bekerja di sejumlah hotel.

Tidak hanya dalam negeri, skill siswa SMK Negeri 1 Banyuwangi juga diminati oleh dunia dan pelaku pariwisata di luar negeri. Malaysia dan Thailand menjadi peminat terbesar siswa didikan sekolah ini. ”Permintaan banyak untuk dimagangkan di sana. Sejauh ini baru Malaysia, tapi ada permintaan juga dari Thailand,” katanya.

Antusiasme yang diperlihatkan dunia mancanegara terhadap siswa SMK Negeri Banyuwangi membuat sekolah melakukan terobosan. Di antaranya dengan menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan hotel yang ada di Malaysia. (nic/als/c1)

Editor : Ali Sodiqin