RADARBANYUWANGI.ID – Perjuangan kontingen Banyuwangi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX di Malang Raya dimulai.
Sabtu (7/6) kemarin enam atlet dari cabang olahraga (cabor) Hapkido berangkat ke Kabupaten Malang untuk berlaga di ajang dua tahunan tersebut.
Hapkido menjadi salah satu cabor potensial untuk meraih medali. Pada Porprov 2023 lalu, cabor ini berhasil menyumbang lima medali emas untuk Kontingen Banyuwangi.
Kali ini, Hapkido Banyuwangi mengerahkan enam atlet yang akan bertanding di tujuh kelas atau nomor pertandingan.
“Di Porprov kita menurunkan atlet di nomor Daeryun (tarung) under 58 kg putra dan Daeryun under 59 kg putri," ungkap Pelatih Hapkido Banyuwangi Angga Galih.
Sedangkan di kelas seni, Angga mengatakan, atlet Hapkido Banyuwangi turun di kelas Seni, Hyung Putra, Hyung Putri, Hosinsul Authorized Putra, Hosinsul Authorized Putri, dan Hosinsul Gaya Bebas.
Sebagai kontingen awal dari Banyuwangi, Angga mengatakan pihaknya membawa target tinggi. Dia optimistis bisa membawa pulang tiga medali emas.
Angga menyebutkan nomor-nomor andalan yang diharapkan dapat menyumbang emas, yaitu Daeryun under 58 kg putra atas nama Faiz, Daeryun under 59 kg putri yang diperkuat oleh Nida, serta nomor seni Hosinsul Authorized Putri melalui pasangan Bulan dan Zhuraida.
Hapkido akan memulai pertandingan hari ini (9/6) hingga besok (10/6). "Kami memohon doa dari masyarakat Banyuwangi untuk bisa menyumbangkan medali emas di event ini," tutur Angga.
Sementara itu, Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khoirullah mengatakan, meskipun pembukaan resmi Porprov Jatim baru akan dilangsungkan pada 28 Juni, cabang olahraga Hapkido memang telah memulai pertandingan lebih awal.
Laga perdana Hapkido digelar kemarin (8/6) di GOR Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Keberangkatan Hapkido sekaligus menandai dimulainya perjuangan atlet-atlet Banyuwangi di ajang olahraga terbesar se-Jawa Timur ini.
"Hapkido menjadi salah satu andalan Banyuwangi di Porprov kali ini. Kami harap mereka bisa menjadi peraih medali pembuka untuk kita (Banyuwangi)," harapnya. (fre/sgt)
Editor : Ali Sodiqin