Persaingan Ketat di Persebaya, Gledson Paixao: Saya Harus Selalu Siap

Niklaas Andries • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 07:47 WIB
SIAP MAIN: Gledson Paixao siap bersaing mengisi lini tengah Persebaya (Persebaya)
SIAP MAIN: Gledson Paixao siap bersaing mengisi lini tengah Persebaya (Persebaya)

RADARBANYUWANGI.ID – Kursi di lini tengah Persebaya Surabaya musim 2026-2027 tidak lagi seperti kursi kosong yang menunggu diduduki. Ada banyak pemain yang sama-sama mengetuk pintu.

Di tengah persaingan tersebut, Gledson Paixao memilih tidak ikut gaduh. Gelandang 31 tahun itu justru menganggap kompetisi internal sebagai bahan bakar agar seluruh pemain terus berkembang.

Persebaya memiliki sejumlah pilihan di sektor gelandang bertahan. Toni Firmansyah, Rachmat Irianto, Diogo Ramalho, Sadida Nugraha, hingga M. Ichsas harus bersaing untuk mendapatkan menit bermain.

Nama Risto Mitrevski juga menambah pilihan Bernardo Tavares. Pemain tersebut sudah dipercaya mengisi posisi gelandang bertahan dalam dua pertandingan awal Super League 2026/2027.

Bagi Gledson, banyaknya opsi bukan persoalan. Sebaliknya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa Persebaya mempunyai kedalaman skuad yang memungkinkan setiap pemain saling mendorong.

“Memiliki tim dengan pemain-pemain berkualitas seperti ini adalah hal yang sangat bagus. Persaingan di dalam tim juga harus berjalan intens karena semua pemain ingin bermain dan menunjukkan performa terbaik,” kata Gledson.

Persaingan itu juga sedang dijalani Gledson sendiri.

Ia sudah tampil dalam dua pertandingan pertama Persebaya musim ini. Namun, kedua kesempatan tersebut datang dari bangku cadangan.

Gledson masuk sebagai pemain pengganti ketika Persebaya menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Kesempatan serupa kembali diperolehnya saat Green Force menjamu PSIM Yogyakarta.

Belum menjadi starter tidak membuat Gledson kehilangan fokus.

Ia memilih melihat setiap menit bermain sebagai bagian dari proses. Baginya, seorang pemain tidak boleh berhenti bekerja hanya karena belum masuk daftar sebelas pertama. Justru sebaliknya.

Ketika persaingan semakin ketat, setiap pemain harus memastikan dirinya berada dalam kondisi terbaik saat pelatih membutuhkan.

“Persaingan seperti ini justru positif. Pemain yang sedang tampil bagus harus terus bekerja untuk mempertahankan levelnya. Pada akhirnya pelatih akan memilih pemain berdasarkan performanya,” ujarnya.

Gledson pun mulai merasakan perkembangan kondisi fisiknya. Dua penampilan sebagai pemain pengganti menjadi kesempatan untuk membangun kembali ritme permainan sekaligus menyesuaikan diri dengan kebutuhan Persebaya.

Ia tidak mempersoalkan berapa lama nantinya berada di lapangan. Bagi Gledson, satu menit pun tetap memiliki arti.

“Saya merasa performa saya semakin membaik. Saya tidak peduli apakah nantinya bermain sebagai starter atau masuk sebagai pemain pengganti. Saya harus selalu siap, entah bermain 30 detik, satu menit, lima menit, atau 90 sampai 100 menit,” tegasnya.

Sikap itu memperlihatkan satu hal: Gledson tidak ingin waktunya di bangku cadangan berubah menjadi beban.

Ia memilih menunggu sambil bekerja.

Keputusan mengenai siapa yang bermain tetap berada di tangan Bernardo Tavares. Gledson memahami bahwa pelatih memiliki pertimbangan sendiri dalam menentukan komposisi tim.

Karena itu, ia tidak ingin membuang energi untuk memikirkan keputusan yang bukan berada dalam kendalinya. Latihan, kebugaran, kesiapan, dan performa menjadi wilayah yang bisa ia kendalikan.

“Semua keputusan ada di tangan pelatih. Saya hanya perlu tetap tenang, bekerja keras, dan memastikan ketika kesempatan datang, saya sudah siap membantu klub,” kata Gledson.

Musim masih panjang. Persaingan di lini tengah Persebaya pun belum akan selesai dalam waktu dekat.

Bagi Gledson, justru dari persaingan itulah kekuatan sebuah tim bisa tumbuh. Ketika setiap pemain berlomba menunjukkan kualitas terbaik, keputusan sulit di tangan pelatih menjadi konsekuensi dari kedalaman skuad. Dan untuk saat ini, Gledson memilih menunggu giliran dengan satu bekal, kesiapan. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
super league 2026-2027 Gledson Paixao lini tengah Persebaya persebaya surabaya Bernardo Tavares