Rafael Struick Cetak Gol Kilat, Dewa United Tekuk Persik 1-0

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 20:03 WIB
Selebrasi Rafael Struick. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Selebrasi Rafael Struick. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

RADAR BANYUWANGI — Rafael Struick menjadi pembeda dalam laga Persik Kediri kontra Dewa United di Stadion Brawijaya, Sabtu (5/9) sore. Penyerang Dewa United itu mencetak satu-satunya gol pada menit ke-15 sekaligus mengantar timnya meraih kemenangan 1-0 dalam pertandingan Super League 2026/2027.

Gol cepat Struick menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan tersebut. Setelah Dewa United unggul, Persik Kediri berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi tidak mampu membobol gawang tim tamu hingga laga berakhir.

Skor 1-0 bertahan sampai peluit panjang.

Struick Jadi Penentu di Brawijaya

Dewa United langsung mendapatkan hasil maksimal dari peluang yang mereka bangun pada awal pertandingan.

Struick mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-15. Gol tersebut kemudian menjadi penentu kemenangan Dewa United.

Persik Kediri yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan.

Namun, sepanjang sisa pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Dewa United pun mampu mempertahankan keunggulan tipis hingga akhir laga dan membawa pulang kemenangan dari Stadion Brawijaya.

Allano Selamatkan Bhayangkara FC

Hasil ketat juga terjadi di pertandingan Super League 2026/2027 lainnya.

Bhayangkara FC harus puas bermain imbang 1-1 melawan Persebaya Surabaya di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9).

Persebaya lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-13.

Yann Mabella mencetak gol setelah meneruskan umpan Rachmat Irianto. Sontekan tersebut membuat Persebaya unggul 1-0 dan memaksa Bhayangkara FC mengejar sepanjang babak pertama.

Bhayangkara terlihat kesulitan mengembangkan permainan pada 45 menit pertama.

Situasi berubah setelah Allano dimainkan pada babak kedua.

Mantan playmaker Persija tersebut memberikan energi baru bagi permainan Bhayangkara FC. Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60.

Allano mencetak gol penyeimbang melalui sundulan setelah memenangkan duel udara melawan bek Persebaya, Yuran Fernandes.

Skor berubah menjadi 1-1.

Kedudukan tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.

Bhayangkara FC pun harus puas berbagi satu poin dengan Persebaya Surabaya.

PSIM dan Persita Juga Berbagi Angka

Hasil imbang turut mewarnai pertandingan antara PSIM Yogyakarta dan Persita Tangerang.

Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (5/9), kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor 1-1.

Persita sebagai tim tamu berhasil mencuri keunggulan lebih dulu.

Claudio Lucas Moran Luquinhas mencetak gol pada menit ke-49 untuk membawa Persita memimpin 1-0.

PSIM tidak menyerah.

Upaya tuan rumah mengejar ketertinggalan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-84. Adrian Purzycki mencetak gol penyama kedudukan sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Tidak ada gol tambahan setelah itu.

PSIM Yogyakarta dan Persita Tangerang pun harus berbagi poin.

Struick, Allano, dan Purzycki Jadi Penentu

Tiga pertandingan Super League 2026/2027 pada Sabtu (5/9) menghadirkan pola yang hampir serupa: pertandingan berjalan ketat dan satu momen bisa mengubah hasil akhir.

Di Kediri, satu gol Rafael Struick cukup untuk membawa Dewa United menang atas Persik.

Di Bandar Lampung, gol Allano menyelamatkan Bhayangkara FC dari kekalahan setelah sempat tertinggal dari Persebaya.

Sementara di Sleman, gol Adrian Purzycki pada menit ke-84 membuat PSIM terhindar dari kekalahan saat menghadapi Persita.

Hasil tersebut menunjukkan betapa pentingnya efektivitas di depan gawang dalam persaingan Super League 2026/2027. Ketika peluang datang, penyelesaian akhir menjadi pembeda antara tiga poin, satu poin, atau tanpa poin. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Rafael Struick dewa united hasil pertandingan Super League persik kediri