John Herdman Janji Timnas Indonesia Bangkit saat Hadapi Singapura, Garuda Wajib Menang demi Tiket Semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026

Niklaas Andries • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 05:46 WIB
BANGKIT: John Herdman yakin Indonesia bangkit saat lawan SIngapura (Timnas Indonesia)
BANGKIT: John Herdman yakin Indonesia bangkit saat lawan SIngapura (Timnas Indonesia)

RADARBANYUWANGI.ID – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan skuad Garuda telah melupakan kekalahan dari Vietnam dan siap tampil habis-habisan saat menghadapi tuan rumah Singapura pada laga penentuan Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026.

Pertandingan tersebut menjadi duel hidup-mati bagi Indonesia. Hanya kemenangan yang mampu menjaga asa Merah Putih untuk melaju ke babak semifinal, setelah sebelumnya takluk 0-3 dari juara bertahan Vietnam.

Hasil buruk di kandang sendiri membuat posisi Indonesia berada dalam tekanan. Sementara itu, Singapura hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan satu tiket ke empat besar.

Meski demikian, Herdman memastikan anak asuhnya telah melakukan evaluasi menyeluruh dan siap menunjukkan wajah berbeda ketika menghadapi The Lions.

"Kami melihat banyak hal positif dari penampilan saat melawan Vietnam, meskipun transisi bertahan kami masih terlalu terbuka pada beberapa momen. Itu menjadi aspek yang akan terus kami perbaiki," ujar Herdman.

Herdman: Singapura Punya Karakter Berbeda dari Vietnam

Menurut pelatih asal Kanada tersebut, Singapura merupakan lawan dengan karakter permainan yang jauh berbeda dibanding Vietnam. Karena itu, Indonesia tidak bisa menggunakan pendekatan yang sama seperti laga sebelumnya.

"Singapura adalah tim yang sangat berbeda dibanding Vietnam. Setiap pertandingan menghadirkan tantangan baru. Mereka memiliki identitas dan kualitas permainan yang berbeda," katanya.

Herdman menegaskan seluruh pemain memahami besarnya arti pertandingan tersebut. Sebagai pelatih, fokus utamanya adalah menjaga kondisi mental skuad agar tetap tenang tanpa kehilangan semangat bertarung.

"Sebagai pelatih, tanggung jawab saya adalah menjaga pemain tetap tenang dan fokus terhadap proses yang menyatukan tim sehingga kami bisa memenangkan pertandingan. Mereka akan siap," tegasnya.

Garuda Dituntut Bermain Tenang, tetapi Tetap Penuh Semangat

Herdman menilai ketenangan menjadi salah satu kunci utama apabila Indonesia ingin mengatasi tekanan besar dalam pertandingan nanti.

Namun, ia juga meminta skuad Garuda tampil penuh determinasi setelah terluka akibat kekalahan telak dari Vietnam.

"Tenang berarti tetap fokus pada tugas yang harus dijalankan. Namun, kami juga harus bermain dengan semangat membara."

"Kami adalah tim yang sedang terluka dan memiliki sesuatu yang harus dibuktikan, pertama kepada diri sendiri, kemudian kepada semua orang. Saya yakin semangat itu sudah tumbuh di dalam tim," ungkapnya.

Ia menjelaskan ketenangan bukan berarti bermain pasif, melainkan disiplin menjalankan rencana permainan yang telah disusun bersama.

"Kami telah membangun persatuan dalam tim. Semua pemain memahami apa yang harus dilakukan. Itulah arti ketenangan, yaitu percaya pada rencana dan yakin bahwa kami memiliki kemampuan untuk meraih kemenangan. Namun, semangat juang juga harus selalu ada," lanjut Herdman.

Singapura Hanya Butuh Imbang

Di sisi lain, Singapura berada dalam posisi yang jauh lebih nyaman. Setelah meraih kemenangan atas Kamboja dan Timor Leste serta menahan imbang Vietnam, tim asuhan Gavin Lee hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan langkah ke semifinal.

Meski demikian, Lee menegaskan timnya tidak akan bermain bertahan hanya demi mengejar hasil seri. Pelatih Singapura itu ingin anak asuhnya tetap mempertahankan identitas permainan menyerang yang telah membawa mereka berada di posisi menguntungkan.

"Sejak awal kami mengatakan bahwa performa kami harus menentukan ke mana kami akan melangkah. Hal itu tidak boleh berubah pada pertandingan besok malam," ujar Lee.

"Kami tidak boleh membiarkan situasi atau kemungkinan hasil pertandingan mengubah cara kami bermain."

"Kami mencapai posisi ini karena bermain sesuai identitas kami dan menampilkan sepak bola terbaik kami. Jadi, kami tidak boleh membiarkan hitung-hitungan peluang lolos memengaruhi pendekatan kami."

Meski demikian, Lee mengakui timnya tetap akan bersikap realistis apabila situasi pertandingan memaksa mereka mengambil keputusan berbeda pada menit-menit akhir.

"Jika situasi pertandingan mengharuskan kami mengambil keputusan tertentu pada akhir laga, tentu kami akan cukup cerdas untuk melakukannya. Namun, untuk saat ini pendekatan kami tetap sama," jelasnya.

Singapura dipastikan tidak diperkuat gelandang Kyoga Nakamura yang harus menjalani hukuman skorsing akibat akumulasi kartu.

Indonesia Harus Menang, Mental Jadi Penentu

Laga melawan Singapura diprediksi menjadi ujian terbesar Indonesia di fase grup. Secara matematis, kemenangan merupakan satu-satunya hasil yang dapat menjaga peluang Garuda menuju semifinal.

Tekanan besar tentu berada di pundak para pemain Indonesia. Namun, Herdman berupaya mengubah tekanan tersebut menjadi motivasi untuk bangkit.

Jika Indonesia mampu memperbaiki kelemahan saat transisi bertahan dan lebih efektif memanfaatkan peluang, Garuda memiliki kesempatan membalas kekecewaan setelah kekalahan dari Vietnam.

Sebaliknya, Singapura dipastikan tidak akan bermain tanpa perlawanan. Bermain di hadapan pendukung sendiri dan hanya membutuhkan hasil imbang membuat The Lions diperkirakan tetap mengandalkan organisasi permainan yang disiplin, sembari memanfaatkan setiap peluang serangan balik.

Pertandingan ini bukan hanya menjadi perebutan tiket semifinal, tetapi juga pembuktian mental kedua tim dalam menghadapi tekanan di laga penentuan Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026. (*)

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
klasemen Grup A Indonesia vs Singapura asean hyundai cup 2026 timnas indonesia John Herdman