Erick Thohir Kirim Pesan Tegas Jelang Persija Vs Persib dan Arema Vs Persebaya, Berikut Isinya

Niklaas Andries • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 07:02 WIB
BIGMATCH: Semifinal Piala Presiden 2026 hadirkan laga clasico (Persebaya)
BIGMATCH: Semifinal Piala Presiden 2026 hadirkan laga clasico (Persebaya)

RADARBANYUWANGI.ID - Semifinal Piala Presiden 2026 tidak sekadar menghadirkan duel perebutan tiket menuju partai puncak. Babak empat besar juga mempertemukan dua rivalitas terbesar dalam sejarah sepak bola nasional yang dipastikan menyedot perhatian jutaan pencinta sepak bola Indonesia.

Persija Jakarta akan bentrok menghadapi Persib Bandung dalam duel klasik bertajuk El Clasico Indonesia, sementara Arema FC berjumpa Persebaya Surabaya dalam laga bertensi tinggi bertajuk Derbi Jawa Timur. Dua pertandingan tersebut diprediksi berlangsung dengan atmosfer luar biasa, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Di tengah tingginya antusiasme publik, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengirimkan pesan khusus kepada seluruh elemen sepak bola Indonesia. Ia berharap rivalitas yang selama ini menjadi warna kompetisi tetap berada dalam koridor sportivitas.

Erick menegaskan, pertandingan sepak bola seharusnya menjadi ruang pemersatu, bukan justru memicu perpecahan antarsuporter.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Erick mengajak seluruh pendukung empat klub semifinalis untuk menjaga rasa hormat serta menciptakan atmosfer pertandingan yang aman.

"Rivalitas di lapangan boleh panas, tetapi rasa hormat dan rasa aman antar suporter harus selalu menang di tribun. Rivalitas boleh menciptakan cerita, tapi sepak bola harus selalu menyatukan kita semua," tulis Erick Thohir.

Pesan tersebut memiliki makna yang cukup kuat mengingat empat kontestan semifinal merupakan klub dengan basis pendukung terbesar di Indonesia. Persija memiliki The Jakmania, Persib didukung Bobotoh, Arema FC dengan Aremania, sedangkan Persebaya mendapat dukungan penuh dari Bonek.

Keempat kelompok suporter tersebut dikenal memiliki loyalitas tinggi sekaligus mampu menciptakan atmosfer pertandingan yang spektakuler. Namun, sejarah juga mencatat rivalitas antarsuporter kerap menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan gesekan apabila tidak dikelola dengan baik.

Karena itu, ajakan Erick dipandang sebagai upaya membangun budaya sepak bola Indonesia yang semakin dewasa. PSSI ingin pertandingan besar menjadi tontonan berkualitas tanpa diwarnai insiden di luar lapangan.

Bali Resmi Jadi Panggung Semifinal hingga Final

Di sisi lain, kepastian lokasi pertandingan fase akhir Piala Presiden 2026 akhirnya diumumkan secara resmi. Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait memastikan seluruh laga semifinal, perebutan tempat ketiga, hingga final akan dipusatkan di Bali.

Keputusan tersebut diumumkan dalam konferensi pers Piala Presiden 2026 di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8).

Maruarar menjelaskan, keputusan itu merupakan hasil komunikasi langsung dengan Erick Thohir. Bahkan, sebelum diumumkan kepada publik, ia menghubungi Ketua Umum PSSI melalui sambungan telepon untuk meminta persetujuan terkait penetapan Bali sebagai tuan rumah fase penentuan juara.

Di hadapan peserta konferensi pers, Maruarar sempat memperagakan percakapan tersebut.

"Jadi Pak Ketua Umum, saya usulkan tempatnya di Bali. Pak Ketua Umum setuju atau tidak?" tanya Maruarar.

Erick Thohir kemudian memberikan jawaban singkat yang langsung disambut tepuk tangan para hadirin.

"Saya setuju."

Persetujuan tersebut sekaligus memastikan empat pertandingan terakhir Piala Presiden 2026 akan digelar di Pulau Dewata.

Surabaya Sempat Dipertimbangkan

Maruarar mengungkapkan, Surabaya sebenarnya menjadi salah satu kandidat kuat penyelenggara babak semifinal hingga final. Kota Pahlawan dinilai memiliki infrastruktur yang memadai, tingkat keamanan yang baik, serta antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap sepak bola.

Namun setelah melalui serangkaian pembahasan bersama berbagai pihak, penyelenggara akhirnya menetapkan Bali sebagai lokasi terbaik untuk menggelar fase akhir turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia tersebut.

Keputusan ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta, perangkat pertandingan, maupun suporter yang akan hadir langsung menyaksikan laga-laga penentuan juara.

Semifinal Sarat Gengsi, Ujian Kedewasaan Sepak Bola Indonesia

Semifinal Piala Presiden 2026 menjadi ujian penting bagi sepak bola nasional. Di satu sisi, kualitas pertandingan dipastikan berada pada level tertinggi karena mempertemukan empat klub elite Indonesia.

Di sisi lain, penyelenggara berharap momentum ini juga menjadi bukti bahwa rivalitas besar dapat berjalan berdampingan dengan sportivitas.

Pesan Erick Thohir menjadi penegasan bahwa keberhasilan sebuah turnamen tidak hanya diukur dari kualitas permainan, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen sepak bola menjaga keamanan, ketertiban, dan rasa saling menghormati.

Jika atmosfer positif tersebut mampu diwujudkan, semifinal Piala Presiden 2026 bukan hanya akan melahirkan dua finalis terbaik, tetapi juga menjadi simbol semakin matangnya budaya sepak bola Indonesia. (*)

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
piala presiden 2026 persija vs persib arema vs persebaya semifinal piala presiden 2026 erick thohir