RADARBANYUWANGI.ID - Dewa United tidak sekadar mengganti nakhoda jelang bergulirnya musim 2026-2027. Klub berjuluk Banten Warriors itu mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya dengan menunjuk pelatih asal Brasil, Osmar Loss, sebagai arsitek baru tim.
Rekam jejaknya yang dipenuhi trofi menjadi sinyal bahwa Dewa United tengah menyiapkan lompatan menuju level berikutnya: menjadi penantang serius dalam perebutan gelar.
Penunjukan Osmar Loss menjadi bagian dari langkah strategis manajemen untuk memperkuat fondasi tim sekaligus menjaga konsistensi performa yang terus meningkat dalam beberapa musim terakhir. Ambisi klub kini tidak lagi sekadar bersaing di papan atas, melainkan membangun kultur juara yang mampu bertahan dalam jangka panjang.
Pelatih kelahiran Passo Fundo, Brasil, itu datang dengan reputasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kariernya di level internasional diwarnai sederet pencapaian prestisius, termasuk ketika mengantarkan Buriram United mendominasi sepak bola Thailand melalui raihan quadruple, sebuah pencapaian yang menegaskan kapasitasnya membangun tim kompetitif di berbagai ajang.
Tidak hanya sukses di Asia Tenggara, Osmar juga pernah mencicipi atmosfer sepak bola Timur Tengah dengan membawa Persepolis FC meraih gelar Liga Iran. Pengalaman bekerja di berbagai kultur sepak bola tersebut menjadi modal penting menghadapi tantangan kompetisi Indonesia yang dikenal memiliki persaingan ketat dan atmosfer suporter yang luar biasa.
Saat diperkenalkan secara resmi di Dewa United Arena, Tangerang, Sabtu (25/7), Osmar mengaku langsung merasakan keseriusan klub sejak hari pertama bergabung. Menurutnya, kualitas fasilitas hingga visi jangka panjang manajemen menjadi faktor utama yang membuatnya mantap menerima tawaran Dewa United.
"Fasilitas dan visi Dewa United sangat jelas. Sambutan dari pemain dan staf juga sangat baik. Ini meyakinkan saya bahwa keputusan bergabung ke sini sudah tepat," ujar Osmar.
Tak Ubah Identitas, Fokus Bangun Mental Juara
Berbeda dengan banyak pelatih baru yang langsung melakukan revolusi taktik, Osmar justru memilih pendekatan yang lebih terukur. Ia menilai Dewa United telah memiliki identitas permainan yang berkembang dengan baik sehingga tugas utamanya bukan mengubah segalanya, melainkan menyempurnakan fondasi yang sudah ada.
Pelatih berlisensi CONMEBOL Pro itu menegaskan bahwa prioritasnya adalah meningkatkan kualitas kolektif tim, memperkuat karakter bertanding, dan membangun mental pemenang di ruang ganti.
"Dewa United sudah punya identitas. Saya di sini untuk memperkuatnya, membangun tim dengan komitmen dan semangat juang tinggi agar para pendukung bangga," katanya.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa Dewa United kemungkinan tetap mempertahankan filosofi permainan yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir, sembari menambahkan sentuhan pengalaman internasional yang dimiliki sang pelatih.
Ekspektasi Suporter Kini Semakin Tinggi
Penunjukan Osmar Loss juga tidak bisa dilepaskan dari meningkatnya ekspektasi publik terhadap Dewa United. Dalam beberapa musim terakhir, klub asal Banten itu menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi kualitas skuad, fasilitas, maupun stabilitas organisasi.
Kini, target yang dibebankan kepada tim tentu semakin besar. Kehadiran pelatih dengan pengalaman meraih berbagai gelar di level internasional menjadi bukti bahwa manajemen ingin membawa Dewa United keluar dari status tim pesaing menjadi kandidat juara yang benar-benar diperhitungkan.
Osmar pun mengaku memahami besarnya harapan tersebut. Namun, ia melihat tekanan sebagai bagian dari tantangan yang harus dihadapi bersama seluruh elemen tim.
Ia juga mengajak para pendukung Dewa United untuk memenuhi stadion sepanjang musim karena dukungan dari tribune diyakini akan menjadi energi tambahan bagi para pemain dalam setiap pertandingan.
Dengan kombinasi fasilitas modern, stabilitas manajemen, serta pelatih yang memiliki pengalaman mengangkat trofi di berbagai negara, Dewa United kini memasuki babak baru. Tantangan terbesar bagi Osmar Loss bukan hanya menghadirkan permainan atraktif, tetapi juga membuktikan bahwa proyek besar Banten Warriors benar-benar mampu berbuah prestasi pada musim 2026-2027. (*)
Editor : Niklaas AndriesSumber : Radar Banyuwangi