RADARBANYUWANGI.ID - Persib Bandung akhirnya mendapatkan kepingan penting untuk menyempurnakan lini serang musim 2026-2027. Juara bertahan Super League itu resmi mengamankan tanda tangan winger asal Argentina, Mariano Peralta, dengan kontrak berdurasi dua tahun hingga 2028.
Kehadirannya bukan sekadar menambah amunisi, melainkan menjadi jawaban atas kebutuhan Maung Bandung akan sosok penyerang eksplosif yang terbukti tajam di kompetisi Indonesia.
Persib Bandung kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun skuad kompetitif untuk menghadapi padatnya agenda musim 2026/2027. Setelah melalui proses evaluasi panjang, Maung Bandung resmi memperkenalkan Mariano Peralta sebagai rekrutan anyar dengan kontrak hingga 2028.
Pemain asal Argentina tersebut datang membawa reputasi mentereng setelah tampil sebagai salah satu pemain paling produktif di Super League musim lalu bersama Borneo FC. Catatan 20 gol dan 14 assist menjadikannya salah satu pemain asing paling berpengaruh di kompetisi sekaligus sosok yang dinilai mampu meningkatkan daya gedor Persib.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa perekrutan Peralta bukan keputusan instan. Manajemen mengikuti rekomendasi tim pelatih yang telah memantau performanya secara konsisten sepanjang musim.
Menurut Adhitia, Persib membutuhkan pemain dengan karakter menyerang yang komplet. Tidak hanya cepat dan memiliki mobilitas tinggi, tetapi juga mampu memaksimalkan peluang menjadi gol.
"Tim pelatih Persib membutuhkan pemain dengan karakter menyerang yang memiliki mobilitas tinggi, kecepatan, serta mampu mengonversi peluang menjadi gol secara efektif. Berdasarkan hasil evaluasi, Mariano Peralta memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim," ujar Adhitia.
Produktivitas Jadi Alasan Utama
Kedatangan Peralta menunjukkan bahwa Persib tidak sekadar mencari nama besar, tetapi pemain yang sudah terbukti mampu beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
Selama membela Borneo FC pada musim 2025-2026, pemain berusia 28 tahun itu tampil konsisten sebagai ancaman bagi pertahanan lawan.
Kombinasi kecepatan, pergerakan tanpa bola, kemampuan menusuk dari sisi sayap, hingga penyelesaian akhirnya membuat Peralta menjadi salah satu pemain dengan kontribusi gol tertinggi di Super League.
Produktivitas tersebut menjadi modal penting bagi Persib yang musim depan tidak hanya bersaing mempertahankan dominasi di kompetisi domestik, tetapi juga kembali menghadapi persaingan di level Asia.
Dengan jadwal yang lebih padat, kebutuhan rotasi pemain berkualitas menjadi salah satu fokus utama tim pelatih.
"Kami membangun skuad yang tidak hanya kompetitif dari sisi kualitas, tetapi juga memiliki kedalaman yang memadai untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat. Kami optimistis Mariano dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan tim selama dua musim ke depan," lanjut Adhitia.
Pengalaman Internasional Jadi Nilai Tambah
Mariano Peralta lahir di Adrogué, Argentina, pada 20 Februari 1998. Karier profesionalnya dimulai dari akademi San Lorenzo sebelum menandatangani kontrak profesional pada 2018.
Debutnya di kasta tertinggi Liga Argentina terjadi pada 1 Maret 2020 ketika membantu San Lorenzo mengalahkan Aldosivi dengan skor 3-1.
Dalam perjalanan kariernya, Peralta juga sempat memperkuat Union de Santa Fe dan klub Uruguay, Cerro, sebelum akhirnya hijrah ke Indonesia bersama Borneo FC pada 2024.
Pengalaman bermain di beberapa kompetisi berbeda dinilai menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan bersama Persib, terutama saat bersaing di kompetisi Asia yang menuntut kualitas dan pengalaman lebih tinggi.
Persib Kirim Sinyal Serius Berburu Gelar
Rekrutmen Mariano Peralta menjadi sinyal kuat bahwa Persib tidak ingin sekadar mempertahankan prestasi musim lalu. Manajemen tengah membangun skuad dengan kualitas yang lebih merata agar mampu menjaga konsistensi sepanjang musim.
Dengan kontribusi 34 gol langsung, gabungan gol dan assist, bersama Borneo FC musim lalu, Peralta diharapkan menjadi salah satu motor serangan Maung Bandung sekaligus memberikan variasi taktik melalui fleksibilitasnya bermain di sektor sayap maupun lini depan.
Adhitia pun menyampaikan sambutan hangat kepada pemain barunya tersebut.
"Wilujeng sumping, Mariano Peralta. Selamat datang di keluarga besar Persib dan di Kota Bandung. Semoga kebersamaan ini menjadi awal dari perjalanan yang penuh prestasi dan kebanggaan bagi kita semua."
Bagi Persib, transfer ini bukan sekadar menambah pemain asing. Kehadiran Peralta merupakan investasi jangka menengah yang diharapkan mampu menjaga daya saing Maung Bandung dalam perburuan gelar Super League sekaligus meningkatkan peluang berbicara lebih jauh di kompetisi Asia musim 2026-2027. (*)
Editor : Niklaas AndriesSumber : Radar Banyuwangi