Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Laga Perpisahan di Agus Salim, Semen Padang Bidik Kemenangan atas Persebaya

Niklaas Andries • Jumat, 15 Mei 2026 | 08:15 WIB
ANDALAN: Bruno Moreira masih akan jadi tumpuan Persebaya saat melawat ke kandang Semen Padang (Persebaya)
ANDALAN: Bruno Moreira masih akan jadi tumpuan Persebaya saat melawat ke kandang Semen Padang (Persebaya)

RADARBANYUWANGI.ID - Semen Padang bertekad menutup laga kandang terakhir musim ini dengan hasil manis saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-33 BRI Super League 2025 2026.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/5) pukul 15.30 WIB itu menjadi momen emosional bagi Kabau Sirah. Selain menjadi laga kandang terakhir musim ini, pertandingan tersebut juga menjadi penutup sebelum Stadion Haji Agus Salim memasuki masa renovasi.

Meski sudah dipastikan terdegradasi ke kasta kedua beberapa pekan lalu, Semen Padang menegaskan tetap akan tampil serius demi memberikan kemenangan terakhir kepada para pendukung dan masyarakat Sumatera Barat.

Baca Juga: Jordan Wilson Jadi Tandem Baru Megawati di Hyundai Hillstate, Pevoli Cantik Mirip Jennie BLACKPINK Ini Disebut Senjata Mematikan

Pelatih kepala Imran Nahumarury memastikan timnya tetap menjaga profesionalisme hingga kompetisi berakhir.

“Persiapan berjalan seperti biasa untuk laga kandang. Memang pertandingan ini sudah tidak menentukan bagi kami, tetapi tim tetap harus profesional sampai akhir musim,” ujar Imran dalam sesi konferensi pers pralaga, Kamis (14/5).

Saat ini Semen Padang masih tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin. Sementara Persebaya datang sebagai salah satu tim papan atas dengan menempati peringkat kelima dan mengoleksi 52 poin.

Baca Juga: Smart Kampung Banyuwangi Jadi Percontohan ASEAN, Dipaparkan di Forum Smart City Asia Tenggara

Perbedaan posisi klasemen tidak membuat Semen Padang kehilangan motivasi. Imran justru melihat laga ini sebagai kesempatan untuk memberikan penampilan terbaik di hadapan publik sendiri.

“Kami ingin berusaha maksimal dalam dua pertandingan terakhir, baik kandang maupun tandang. Harapannya pemain tetap antusias untuk meraih kemenangan sebagai hadiah bagi masyarakat Padang,” katanya.

Pelatih berlisensi AFC Pro itu juga mengaku terus menjaga kondisi mental pemain agar tetap tampil penuh semangat meski tim sudah dipastikan turun kasta.

Menurutnya, para pemain masih menunjukkan motivasi tinggi selama persiapan pertandingan.

“Saya melihat pemain tetap memiliki semangat besar. Di pertandingan besok juga akan ada beberapa perubahan karena saya ingin memberi kesempatan kepada pemain yang menit bermainnya masih minim musim ini,” ucap Imran.

Namun, Semen Padang dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain inti seperti Boubakary Diarra, Ravy Tsouka, Kazaki Nakagawa, dan Angelo Meneses masih belum dalam kondisi ideal. Selain itu, Jaime Giraldo juga harus absen akibat akumulasi kartu kuning.

Baca Juga: Perahu Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Muncar Banyuwangi, Empat ABK Nyaris Tenggelam

Imran mengakui dua laga terakhir musim ini bukan perkara mudah. Namun, ia tetap ingin timnya menutup kompetisi dengan cara terbaik.

“Kalau kami bisa mendapatkan enam poin dari dua pertandingan terakhir tentu akan sangat bagus, tetapi kami juga harus realistis melihat situasi yang ada,” tuturnya.

Setelah menghadapi Persebaya, Semen Padang masih menyisakan satu pertandingan terakhir musim ini, yakni bertandang ke markas Persija Jakarta pada pekan ke-34, Sabtu (23/5). (*)

Editor : Niklaas Andries
#BRI Super League 2025 2026 #semen padang #persebaya