Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Persiba Selamat dari Degradasi, Persekat Tegal Turun ke Liga Nusantara

Niklaas Andries • Sabtu, 9 Mei 2026 | 02:49 WIB
BERTAHAN: Persiba Balikpapan sukses bertahan di Pegadaian Championship (Persiba)
BERTAHAN: Persiba Balikpapan sukses bertahan di Pegadaian Championship (Persiba)

RADARBANYUWANGI.ID - Persekat Tegal dipastikan terdegradasi ke Liga Nusantara musim depan setelah kalah 1-2 dari Persiba Balikpapan dalam laga playoff degradasi Pegadaian Championship 2025 2026.

Bertanding di Stadion Tri Sanja, Tegal, Jumat (8/5) sore, Persekat gagal memanfaatkan status tuan rumah untuk mempertahankan tempat di kasta kedua sepak bola nasional. Sebaliknya, kemenangan ini memastikan Persiba tetap bertahan di Pegadaian Championship musim depan.

Sejak menit awal, Persekat tampil agresif dengan dukungan penuh suporter sendiri. Permainan tim tuan rumah banyak dikendalikan gelandang senior Taufiq yang beberapa kali membantu menciptakan peluang berbahaya. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Baca Juga: Jadi Manajer KDMP 2026? Ini Jobdesk Lengkap yang Harus Dipahami Pelamar

Persiba yang datang sebagai tim tamu juga menunjukkan permainan percaya diri. Tim berjuluk Beruang Madu mampu memberikan tekanan balik dan tampil disiplin dalam menjaga ritme pertandingan.

Keunggulan Persiba akhirnya tercipta pada menit ke-18. Lorensius Sabda sukses membobol gawang Persekat melalui sundulan kepala setelah memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan pertahanan lawan.

Memasuki babak kedua, Persekat mencoba meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan pemain asing Sylvain Atieda. Kehadirannya langsung menghadirkan ancaman, meski sundulan yang dilepaskan pada menit ke-53 masih melambung di atas mistar.

Baca Juga: Gaji Manajer Koperasi Merah Putih 2026 Bisa Tembus Rp 50 Juta? Ini Rincian Lengkap, Status BUMN, hingga Fakta yang Jarang Dibahas

Drama pertandingan memanas pada menit ke-59 saat pemain Persiba, Bintang Arrahim, melakukan handsball. Setelah melakukan pengecekan VAR, wasit Firdaus Norsafarov memutuskan tendangan bebas untuk Persekat dan mengeluarkan kartu merah bagi Bintang.

Unggul jumlah pemain membuat Persekat semakin menekan. Pada menit ke-65, sundulan keras Sylvain Atieda nyaris menyamakan skor, tetapi bola hanya membentur mistar gawang Persiba.

Perjuangan Persekat akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68. Moch Kevy berhasil memaksimalkan bola rebound di kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Namun kegembiraan tuan rumah hanya bertahan singkat. Dua menit berselang, Geno Nofiansyah membawa Persiba kembali unggul lewat tendangan keras dari dalam kotak penalti. Pergerakannya yang lolos dari pengawalan lini belakang Persekat membuat Geno leluasa melepaskan tembakan.

Persekat terus berusaha mengejar ketertinggalan. Tendangan keras Pedro Matos pada menit ke-74 masih mampu ditepis kiper Persiba, Pancar Nur.

Drama kembali terjadi menjelang akhir laga. Pada menit ke-87, striker Persekat Iuri Barbosa sempat mencetak gol penyeimbang. Namun gol tersebut dianulir setelah VAR menunjukkan adanya pelanggaran keras yang dilakukan Pancar Nur di luar kotak penalti. Sang kiper kemudian diganjar kartu merah.

Meski bermain dalam tekanan di sisa waktu pertandingan, Persiba mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi. Skor 2-1 memastikan Beruang Madu selamat dari degradasi, sementara Persekat harus menerima kenyataan pahit turun kasta musim depan. (*)

Editor : Niklaas Andries
#persiba balikpapan #Pegadaian Champion 2025 2026 #Persekat Tegal #liga nusantara