RADARBANYUWANGI.ID - Persiba Balikpapan memastikan datang ke Tegal dengan tekad besar untuk mempertahankan tempat mereka di Pegadaian Championship musim depan.
Menjelang laga playoff degradasi melawan Persekat Tegal, Jumat (8/5), kapten tim Abdul Rachman menegaskan seluruh pemain siap tampil habis-habisan demi menghindari turun kasta.
Dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan, Abdul Rachman menyebut skuad Persiba membawa motivasi tinggi untuk merebut hasil maksimal di laga penentuan tersebut.
Baca Juga: Empat Zikir yang Paling Dicintai Allah, Lengkap dengan Hadis Nabi dan Keutamaannya
“Saya mewakili seluruh pemain menyatakan kami siap menghadapi pertandingan playoff melawan Persekat. Tidak ada alasan soal cuaca ataupun faktor lain,” ujar Rachman.
Menurutnya, pertandingan ini menjadi laga hidup-mati bagi Persiba sehingga seluruh pemain dituntut mengeluarkan kemampuan terbaik sepanjang pertandingan.
“Yang pasti kami akan mengupayakan dan mengerahkan seluruh kemampuan untuk berjuang. Bagaimanapun caranya, Persiba harus tetap berada di Pegadaian Championship musim depan,” katanya.
Baca Juga: Jembatan Berdarah! Misteri Pekerja Proyek Hilang Tanpa Jejak dan menjadi Tumbal
Rachman juga memastikan tim pelatih telah mempersiapkan berbagai strategi untuk menghadapi tekanan pertandingan. Seluruh skema permainan disebut sudah dimatangkan dalam sesi latihan beberapa hari terakhir.
Meski demikian, ia enggan membeberkan detail taktik yang akan diterapkan saat menghadapi Persekat.
“Tentu dalam latihan kami sudah menyiapkan beberapa rencana sesuai instruksi pelatih. Tetapi strategi itu tidak mungkin dibahas sekarang,” ucapnya.
Ia menambahkan seluruh elemen tim telah memiliki kesepakatan dan komitmen yang sama untuk berjuang hingga menit terakhir demi menyelamatkan klub dari degradasi.
“Semua keputusan dan strategi sudah kami sepakati bersama. Sekali lagi, kami akan bertarung habis-habisan di pertandingan nanti,” tutur Rachman.
Laga playoff degradasi ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama mempertaruhkan nasib mereka di kompetisi kasta kedua sepak bola nasional. Tim yang kalah dipastikan harus turun ke Liga Nusantara musim depan. (*)
Editor : Niklaas Andries