RADARBANYUWANGI.ID - Perebutan gelar BRI Super League kian memanas memasuki pekan ke-30. Borneo FC kini berada di ambang momentum krusial untuk merebut posisi teratas dari Persib Bandung, Rabu (29/4) sore.
Setelah berminggu-minggu membayangi sang rival, tim berjuluk Pesut Etam akhirnya memiliki peluang emas untuk naik ke puncak klasemen. Syaratnya jelas: mereka wajib menaklukkan Persik Kediri dalam laga tandang di Stadion Brawijaya.
Dalam jadwal pekan ini, Borneo FC bermain lebih dulu dibandingkan Persib. Situasi ini memberi keuntungan psikologis sekaligus tekanan tambahan. Jika mampu membawa pulang tiga poin dari Kediri, skuad asuhan Fabio Lefundes akan mengoleksi 69 poin, unggul tiga angka dari Persib yang baru akan bertanding sehari kemudian.
Saat ini, Persib masih memuncaki klasemen meski memiliki jumlah poin yang sama dengan Borneo FC. Keunggulan head-to-head membuat Maung Bandung tetap berada di posisi teratas.
Namun, peluang Borneo untuk sekadar “singgah” di puncak tidak cukup. Jika ingin mengunci gelar juara hingga akhir musim, mereka harus tampil sempurna di empat laga tersisa, yakni menghadapi Persita Tangerang, Bali United, Persijap Jepara, dan Malut United.
Di sisi lain, nasib Borneo juga masih bergantung pada hasil yang diraih Persib. Jika tim asuhan Maung Bandung mampu menyapu bersih lima laga sisa, maka kedua tim akan finis dengan poin yang sama. Dalam skenario tersebut, Persib dipastikan keluar sebagai juara berkat keunggulan rekor pertemuan.
Persib sendiri menghadapi jalur yang tak kalah berat di sisa musim. Setelah bertandang menghadapi Bhayangkara FC, mereka masih harus meladeni PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, PSM Makassar, serta Persijap Jepara.
Dengan jadwal padat dan tekanan tinggi, persaingan menuju tangga juara dipastikan berlangsung sengit hingga peluit akhir musim dibunyikan. Kini, semua mata tertuju pada Kediri, tempat di mana peluang Borneo FC untuk mengguncang peta klasemen akan ditentukan. (*)
Editor : Niklaas Andries