RADARBANYUWANGI.ID - PSIS Semarang menjaga peluang besar untuk tetap bertahan di Pegadaian Championship 2025 2026 setelah meraih kemenangan penting pada pekan ke-26. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (25/4) malam, tim berjuluk Mahesa Jenar menang tipis 1-0 atas Kendal Tornado FC.
Gol tunggal kemenangan PSIS dicetak oleh Beto Goncalves melalui titik penalti pada menit ke-60. Hasil ini menjadi suntikan moral penting di tengah ketatnya persaingan menjauh dari zona berbahaya.
Tambahan tiga poin membuat PSIS kini mengoleksi 23 poin dan bertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara Grup 2. Mereka unggul lima poin dari Persiba Balikpapan yang berada di posisi ke-9 atau zona playoff degradasi dengan 18 poin.
Situasi ini membuat peluang PSIS untuk aman semakin terbuka. Persiba sendiri masih akan menjalani laga pekan ke-26 melawan PSS Sleman. Jika tim asal Balikpapan itu gagal meraih kemenangan, maka PSIS dipastikan terhindar dari ancaman playoff degradasi, mengingat hanya tersisa satu pertandingan di pekan terakhir.
Pelatih PSIS, Kas Hartadi, mengapresiasi kerja keras timnya dalam laga tersebut. Ia menilai pertandingan berjalan cukup seimbang, namun anak asuhnya mampu memaksimalkan peluang dari penalti.
“Terima kasih kepada manajemen dan para pemain yang sudah bekerja keras hingga bisa memenangkan pertandingan ini. Laga berlangsung seimbang, dan kami berhasil mencetak gol dari penalti,” ujar Kas Hartadi usai pertandingan.
Baca Juga: Drama Tari “Pandome Urip Wajiwa” Pukau Gesibu Banyuwangi, Kisah Perang Puputan Bayu Hidup Kembali
Meski meraih hasil positif, Kas Hartadi mengakui masih banyak aspek yang perlu diperbaiki. Ia menyebut waktu persiapannya yang sangat singkat menjadi tantangan tersendiri dalam memahami karakter pemain.
“Saya baru bergabung dua hari sebelum pertandingan, jadi masih perlu mengenal lebih dalam karakter pemain. Evaluasi akan kami lakukan, terutama dalam hal transisi permainan,” jelasnya.
Pada laga pamungkas pekan ke-27, PSIS akan menghadapi tantangan berat dengan bertemu PSS Sleman. Lawan mereka dipastikan tampil ngotot karena tengah memburu kemenangan demi mengamankan tiket promosi sebagai juara grup.
Kas Hartadi menegaskan timnya akan memanfaatkan waktu persiapan yang ada untuk tampil maksimal di laga penentuan tersebut.
“Kami masih punya waktu sekitar satu minggu. Yang terpenting adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin agar bisa mendapatkan hasil terbaik,” tegasnya.
Dengan satu laga tersisa, nasib PSIS kini berada di tangan mereka sendiri, dan kemenangan atas Kendal Tornado FC bisa menjadi titik balik penting dalam upaya bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia. (*)
Editor : Niklaas Andries