Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Persija Incar Hattrick Kemenangan, PSIM Jadi Target Berikutnya di Bali

Niklaas Andries • Rabu, 22 April 2026 | 08:46 WIB
MISI POIN: Persija bidik kemenangan ketiga beruntun atas PSIM (Ileague.id)
MISI POIN: Persija bidik kemenangan ketiga beruntun atas PSIM (Ileague.id)

RADARBANYUWANGI.ID - Persija Jakarta bertekad melanjutkan performa impresif saat menghadapi PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025 2026. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (22/4), menjadi momentum penting bagi Macan Kemayoran untuk menjaga konsistensi.

Pada pertemuan pertama musim ini di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Persija berhasil meraih kemenangan 2-0 melalui gol Emaxwell Souza dan Allano Lima. Hasil tersebut menjadi bekal berharga untuk kembali memburu tiga poin.

Tim ibu kota juga tengah berada dalam tren positif setelah mencatat dua kemenangan beruntun. Mereka sukses mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-0, sebelum menundukkan PSBS Biak 1-0.

Baca Juga: Bus Damri Jakarta–Bali Rp 590 Ribu Resmi Jalan, Tantang Pesawat dan Kereta di Jalur Panjang Lintas Jawa

Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengakui persiapan tim tidak ideal karena waktu pemulihan yang singkat serta perubahan lokasi pertandingan. Meski demikian, ia memastikan tim tetap memaksimalkan waktu yang tersedia.

“Persiapan kami memang terbatas karena jeda pertandingan cukup singkat, ditambah perjalanan ke Bali yang sebelumnya tidak kami perkirakan. Namun, kami tetap memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Tim sangat termotivasi dan memahami pentingnya laga ini,” ujar Mauricio Souza.

Ia juga menyoroti evaluasi dari pertandingan sebelumnya, khususnya dalam hal efektivitas serangan. Menurutnya, Persija sudah mampu menciptakan tekanan sejak awal laga, namun masih kurang tajam dalam penyelesaian akhir.

Baca Juga: Proyek Gedung Sate Disorot, Dedi Mulyadi Tegas: Tak Dirombak, Tapi Anggaran Dipangkas Besar-Besaran

“Dalam 15 hingga 20 menit awal, kami bermain dengan intensitas tinggi dan berusaha mencetak gol. Kami cukup sering mengirim bola ke kotak penalti, tetapi belum maksimal dalam konversi peluang. Di area sepertiga akhir, kami masih perlu meningkatkan kreativitas,” jelasnya.

Terkait kekuatan lawan, Mauricio menegaskan bahwa PSIM bukan tim yang bisa dianggap remeh. Ia memilih menyoroti kekuatan kolektif dibanding hanya individu tertentu.

“Sepak bola adalah permainan tim. PSIM memiliki sejumlah pemain berkualitas, tetapi kami tidak fokus pada satu atau dua pemain saja. Kami melihat kekuatan mereka secara keseluruhan,” tambahnya.

Dengan tren positif yang sedang terjaga, Persija berambisi membawa pulang kemenangan dari Gianyar sekaligus memperkuat posisi mereka di klasemen. Namun, konsistensi dan ketajaman lini depan akan menjadi kunci untuk mewujudkan target tersebut. (*)

Editor : Niklaas Andries
#BRI Super League 2025 2026 #persija jakarta #bali #psim yogyakarta