Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

PSIM Yogyakarta Usung Spirit Bangkit Lawan Persija di Bali

Niklaas Andries • Rabu, 22 April 2026 | 05:38 WIB
MISI BANGKIT: PSIM akan lawan Persija Jakarta di Bali (BRI Super League)
MISI BANGKIT: PSIM akan lawan Persija Jakarta di Bali (BRI Super League)

RADARBANYUWANGI.ID - PSIM Yogyakarta bertekad mengakhiri tren negatif saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-29 BRI Super League 2025 2026. Laga yang sejatinya berstatus kandang ini akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (22/4) pukul 15.30 WIB.

Situasi tersebut membuat PSIM harus menjalani “kandang rasa tandang”, sekaligus menjadi ujian penting bagi Laskar Mataram yang tengah mengalami penurunan performa. Hingga saat ini, tim belum meraih kemenangan dalam 11 pertandingan terakhir, termasuk tiga kekalahan beruntun.

Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, secara terbuka mengakui ketidakpuasannya terhadap hasil yang diraih tim dalam beberapa pekan terakhir. Meski demikian, ia memastikan kondisi fisik para pemain tetap dalam keadaan prima.

Baca Juga: Bus Damri Jakarta–Bali Rp 590 Ribu Resmi Jalan, Tantang Pesawat dan Kereta di Jalur Panjang Lintas Jawa

“Saya tidak khawatir soal kebugaran pemain. Mereka dalam kondisi baik karena sudah bekerja keras sepanjang musim. Namun, kami terlalu sering kalah dan itu yang menjadi perhatian utama. Saya yakin tim ini bisa tampil lebih baik,” ujar Van Gastel dalam konferensi pers jelang laga.

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, performa PSIM pada putaran pertama sebenarnya cukup menjanjikan. Namun memasuki putaran kedua, tim justru kesulitan mengamankan hasil positif meski kerap unggul lebih dulu dalam pertandingan.

“Kami sering berada dalam posisi unggul, tetapi hasil akhirnya tidak sesuai harapan. Itu yang harus segera kami perbaiki,” tambahnya.

Baca Juga: Proyek Gedung Sate Disorot, Dedi Mulyadi Tegas: Tak Dirombak, Tapi Anggaran Dipangkas Besar-Besaran

Selain persoalan performa, PSIM juga dihadapkan pada situasi non-teknis yang kurang menguntungkan. Pemindahan venue dari Stadion Sultan Agung, Bantul ke Gianyar membuat tim kehilangan dukungan langsung dari suporter.

Van Gastel tidak menutupi rasa kecewanya atas kondisi tersebut. Ia menilai laga melawan Persija seharusnya menjadi momentum penting bagi tim untuk tampil di hadapan pendukung sendiri.

“Sangat disayangkan kami tidak bisa bermain di Yogyakarta. Ini pertandingan besar yang sudah lama ditunggu. Dukungan suporter tentu akan memberikan energi tambahan,” ungkapnya.

Meski demikian, PSIM dituntut untuk tetap fokus dan beradaptasi dengan situasi yang ada. Dengan motivasi tinggi untuk bangkit, laga kontra Persija menjadi kesempatan krusial bagi Laskar Mataram untuk kembali ke jalur kemenangan dan menjaga posisi di papan tengah klasemen. (*)

Editor : Niklaas Andries
#persija #bali #BRI Super League #psim