Semen Padang Terpuruk! Imran Nahumarury Soroti Hilangnya Konsentrasi Usai Tiga Kekalahan Beruntun

Niklaas Andries • Dipublikasikan Senin, 20 April 2026 | 23:16 WIB
HATTRICK KALAH: Persikap Jepara sukses berikan kekalahan ketiga beruntun bagi Semen Padang (Persikap Jepara)
HATTRICK KALAH: Persikap Jepara sukses berikan kekalahan ketiga beruntun bagi Semen Padang (Persikap Jepara)

RADARBANYUWANGI.ID - Semen Padang kembali gagal memanfaatkan laga kandang setelah takluk 0-2 dari Persijap Jepara pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Senin (20/4) sore, memperpanjang tren negatif Kabau Sirah.

Dua gol tim tamu lahir di babak pertama melalui Rendi Saepul pada menit ke-38 dan eksekusi penalti Carlos Franca di menit ke-45, yang memastikan kemenangan Persijap.

Tren Buruk Berlanjut, Posisi Kian Terjepit

Hasil ini menjadi kekalahan ketiga secara beruntun bagi Semen Padang sekaligus kekalahan ke-18 sepanjang musim.

Baca Juga: LATIHAN SOAL TRYOUT SNBT 2026: Simulasi Mini, Disusun Sesuai Pola Resmi UTBK

Kondisi tersebut membuat tim asuhan Imran Nahumarury tetap tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan 20 poin, hasil dari lima kemenangan, lima imbang, dan 18 kekalahan.

Di sisi lain, kemenangan ini mengangkat Persijap ke posisi ke-13 dengan koleksi 28 poin, memperlebar jarak dari zona degradasi.

Baca Juga: 50+ Ucapan Hari Kartini 2026 Paling Inspiratif yang Bikin Hati Tergerak

Imran Nahumarury: “Konsentrasi Jadi Masalah Utama”

Usai pertandingan, Imran Nahumarury tidak menutupi rasa kecewanya terhadap performa timnya. Ia menilai hasil yang diraih jauh dari harapan.

“Kami tentu kecewa. Suporter, pemain, semua merasakan hal yang sama. Apa yang direncanakan tidak berjalan sesuai keinginan. Kami punya peluang, tetapi tidak mampu memaksimalkannya. Sebaliknya, lawan lebih efektif,” ujarnya.

Imran menegaskan bahwa faktor konsentrasi menjadi titik lemah utama dalam laga tersebut.

“Kami mencoba merespons situasi di lapangan, tetapi tidak berhasil. Konsentrasi menjadi masalah besar hari ini, dan Persijap mampu memanfaatkannya dengan baik,” tambahnya.

Jalan Terjal Menuju Akhir Musim

Dengan enam pertandingan tersisa, Imran mengakui perjuangan timnya untuk keluar dari zona degradasi akan semakin berat. Meski demikian, ia memastikan Semen Padang tidak akan menyerah.

Baca Juga: Tabel KUR BNI 2026 Rp350 Juta: Cicilan Mulai Rp5,7 Juta, Peluang Besar atau Beban Baru UMKM?

“Memang sulit, tetapi kami akan terus bekerja keras hingga akhir musim,” tegasnya.

Ia juga menilai kemenangan Semen Padang atas Persijap di putaran pertama tidak lagi relevan sebagai acuan, mengingat perubahan signifikan yang terjadi pada tim lawan.

Evaluasi dan Harapan

Baca Juga: Harga Emas Antam 20 April 2026 Anjlok Rp44.000, Emas Perhiasan Mandek—Pasar Terjepit Konflik Global

Kekalahan ini menjadi alarm serius bagi Semen Padang untuk segera berbenah, terutama dalam menjaga fokus sepanjang pertandingan. Tanpa perbaikan signifikan, peluang untuk bertahan di kasta tertinggi akan semakin menipis.

Sementara itu, Persijap tampil lebih solid dan efektif, membuktikan diri sebagai tim yang semakin berkembang di paruh kedua musim. (*)

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyumas
semen padang BRI Super League persijap jepara imran nahumarury