Arema FC Krisis 7 Pemain Jelang Hadapi Malut United, Marcos Santos Tetap Optimistis Bidik 3 Poin

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Jumat, 3 April 2026 | 16:38 WIB
Aremania siap dukung penuh Arema FC saat hadapi Malut United sore ini. (Arema FC)
Aremania siap dukung penuh Arema FC saat hadapi Malut United sore ini. (Arema FC)

RADARBANYUWANGI.ID – Laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 menjadi ujian besar bagi Arema FC saat menjamu Malut United di Stadion Kanjuruhan, Jumat (3/4/2026) sore.

Di tengah ambisi bangkit di hadapan publik sendiri, tim berjuluk Singo Edan justru harus menghadapi situasi yang jauh dari ideal. Pelatih Marcos Santos mengakui timnya sedang diterpa badai absensi pemain.

Sebanyak tujuh pemain dipastikan tidak bisa tampil, baik karena akumulasi kartu maupun cedera. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Arema yang tengah berupaya kembali ke jalur kemenangan.

“Apapun ada tujuh pemain yang tidak bisa main, karena akumulasi sama cedera tapi saya senang karena dua minggu ini kita luar biasa persiapan jadi bisa menang,” kata Marcos Santos.

Meski kehilangan sejumlah pemain kunci, pelatih asal Brasil itu tetap menunjukkan optimisme tinggi terhadap kesiapan timnya.


Lini Belakang Jadi Sorotan Utama

Absennya beberapa pemain, terutama di sektor pertahanan, menjadi perhatian utama jelang duel kontra Malut United.

Marcos menegaskan bahwa kondisi ini bukan alasan untuk menyerah.

Menurutnya, persiapan selama dua pekan terakhir berjalan sangat baik dan tim telah ditempa secara intensif, khususnya untuk memperkuat koordinasi lini belakang.

“Saya sudah banyak latihan dan fokus untuk pemain belakang, banyak meminta fokus untuk pemain. Kita bisa lebih bagus, lebih siap semoga bisa 3 poin,” ujarnya.

Fokus latihan ini menjadi sangat penting mengingat Malut United datang dengan komposisi pemain yang dinilai solid dan berpengalaman.


Malut United Diakui Sebagai Lawan Berat

Marcos Santos tak menampik kualitas lawan yang akan dihadapi.

Menurutnya, Malut United bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata.

Klub asal Maluku Utara itu dinilai konsisten membangun tim sejak promosi dari Liga 2 hingga kini mampu bersaing di papan atas Super League.

“Pertandingan sulit apapun mau pemain tidak main tapi mereka sulit, karena Malut dari naik ke Liga 2 ke Liga 1 selalu buat tim bagus, kuat pemain senior banyak pemain sudah tahu Liga,” imbuhnya.

Fakta di klasemen juga memperlihatkan perbedaan yang cukup mencolok.

Malut United kini berada di posisi papan atas dengan 45 poin, sementara Arema masih tertahan di papan tengah.


Waspadai David da Silva dan Lini Serang Lawan

Salah satu ancaman terbesar dari Malut United adalah kekuatan lini depan mereka.

Marcos secara khusus menyoroti nama David da Silva, striker yang sudah sangat dikenal di sepak bola Indonesia.

“David Da Silva sudah lama di sini, top skor di sini, tapi bukan Da Silva saja tapi pemain-pemain Malut lain juga bagus,” kata Marcos.

Selain David da Silva, ia juga menyebut nama seperti Yakob Sayuri dan Gustavo Franca sebagai pemain yang harus diantisipasi.

Namun demikian, pelatih Arema memilih agar timnya lebih fokus pada kekuatan sendiri dibanding terpaku pada ancaman lawan.


Arema FC Tim Besar, Minta Dukungan Aremania

Marcos Santos menegaskan bahwa Arema FC tetap merupakan tim besar yang memiliki kualitas pemain mumpuni.

Ia menyebut sejumlah nama seperti Arkhan Fikri yang merupakan pemain tim nasional sebagai bukti kekuatan Singo Edan.

“Arema tim besar, pasti mereka juga takut sama kita, tapi kami juga respect sama mereka,” tegasnya.

Ia pun secara khusus meminta dukungan penuh dari Aremania agar hadir memberikan suntikan moral kepada para pemain.

“Saya minta Aremania datang untuk beri dukungan ke pemain, supaya bisa bermain bagus meskipun kami kehilangan 6 pemain. Kasih mental dan semangat supaya tim bermain lebih bagus lagi,” tuturnya.


Momentum Bangkit di Tengah Tekanan

Laga ini menjadi momentum penting bagi Arema FC untuk bangkit dari tren hasil yang kurang memuaskan.

Bermain di Kanjuruhan, dukungan suporter diharapkan mampu menjadi pembeda.

Rekor pertemuan kedua tim juga cukup berimbang.

Dalam tiga laga terakhir, kedua tim saling mengalahkan dan sekali bermain imbang, termasuk hasil 1-1 pada pertemuan pertama musim ini. 

Dengan berbagai skenario yang telah disiapkan, Marcos berharap anak asuhnya mampu tampil disiplin, solid, dan memaksimalkan peluang untuk mengamankan tiga poin.


Bidik 3 Poin di Kandang

Meski dihantam badai cedera dan akumulasi kartu, optimisme tetap menyelimuti kubu Arema FC.

Persiapan matang selama dua pekan terakhir menjadi modal utama Singo Edan untuk menghadapi laga berat ini.

Kini, seluruh mata tertuju ke Stadion Kanjuruhan.

Mampukah Arema FC bangkit dan menaklukkan Malut United?

Kick-off dijadwalkan pukul 15.30 WIB. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Arema FC vs Malut United Marcos Santos Super League 2026 Aremania stadion kanjuruhan