RADARBANYUWANGI.ID - Persib Bandung menghadapi tantangan serius jelang laga tandang kontra Semen Padang FC pada pekan ke-26 BRI Super League 2025-2026. Tim berjuluk Maung Bandung dipastikan kehilangan dua pemain kunci di lini pertahanan akibat akumulasi kartu kuning.
Patricio Matricardi dan Frans Putros harus menepi setelah masing-masing mengoleksi jumlah kartu yang melewati batas toleransi. Absennya kedua bek tersebut memaksa Persib melakukan penyesuaian di sektor belakang.
Meski demikian, pelatih Bojan Hodak tetap tenang menghadapi situasi ini. Ia memastikan timnya memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menutup kekosongan tersebut.
Kabar baik datang dari pulihnya Julio Cesar yang kini telah siap kembali merumput. Selain itu, gelandang kreatif Luciano Guaycochea juga sudah kembali berlatih bersama tim, menambah opsi bagi pelatih.
Baca Juga: Jam Operasional Alfamaret dan Indomaret di Banyuwangi Dibatasi, Pemkab Terbitkan Aturan Baru 2026
Hodak menegaskan bahwa seluruh pemain harus siap memanfaatkan kesempatan yang ada. Dengan jumlah pemain yang cukup besar dalam skuad, persaingan internal menjadi kunci untuk menjaga performa tim.
Di sisi lain, Semen Padang FC tengah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Klub yang dijuluki Kabau Sirah itu baru saja menunjuk pelatih berpengalaman, Imran Nahumarury, untuk mengangkat performa tim yang sebelumnya terpuruk di zona degradasi.
Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Batasi Jam Operasional Ritel Modern, Petugas Kecamatan Turun Sosialisasi
Kondisi tersebut membuat laga diprediksi berjalan sulit bagi Persib. Bermain di kandang sendiri, Semen Padang diyakini akan tampil dengan motivasi berlipat untuk mengamankan poin penting.
Hodak pun menyadari ancaman tersebut. Ia menilai lawan akan tampil habis-habisan demi keluar dari tekanan klasemen, sehingga Persib harus tampil disiplin dan fokus sepanjang pertandingan.
Meski menghadapi situasi yang tidak ideal, Persib tetap menargetkan hasil positif. Kenangan manis musim lalu, ketika mereka mampu meraih kemenangan di Padang, diharapkan bisa kembali terulang.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga ujian mental dan kedalaman skuad bagi Persib dalam menjaga konsistensi di papan atas klasemen. (*)
Editor : Niklaas AndriesSumber : Radar Banyuwangi