RADARBANYUWANGI.ID - Deltras FC harus pulang tanpa poin usai dibekuk Persipura Jayapura dengan skor telak 0-3 pada lanjutan Pegadaian Championship 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (28/3), menjadi mimpi buruk bagi tim berjuluk The Lobster.
Tiga gol tuan rumah masing-masing dicetak oleh Jeam Kelly Sroyer menit 3, Gunansar Papua Mandowen menit 29, dan Victor Nabay Mansaray menit 48.
Gol Cepat Jadi Titik Balik Laga
Persipura langsung menekan sejak awal dan berhasil membuka keunggulan saat laga baru berjalan tiga menit. Gol cepat tersebut membuat Deltras kehilangan kendali permainan.
Baca Juga: Daftar Tanggal Penting April 2026: Hari Nasional, Internasional, dan Libur Resmi Lengkap
Alih-alih bangkit, kesalahan demi kesalahan justru terus terjadi dan dimanfaatkan dengan baik oleh tim tuan rumah untuk menambah keunggulan.
Caretaker pelatih Deltras, Nurul Huda, mengakui bahwa kekalahan timnya tak lepas dari blunder yang dilakukan para pemain.
Baca Juga: Update Harga Emas 29 Maret 2026: Antam, UBS, Galeri 24 Naik di Pegadaian, Emas Perhiasan Stabil
Menurutnya, dalam sepak bola, kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal, terlebih saat menghadapi tim sekelas Persipura yang tampil efektif.
Mental Drop, Upaya Bangkit Gagal
Pemain Deltras, Martinus Novianto, mengungkapkan bahwa tim sebenarnya sudah mempersiapkan diri dengan matang, termasuk mempelajari kekuatan lawan.
Namun, gol cepat di awal pertandingan membuat mental tim terganggu. Upaya untuk bangkit pun tidak berjalan sesuai rencana.
Pergantian pemain yang dilakukan di babak kedua juga belum mampu mengubah situasi. Deltras tetap kesulitan keluar dari tekanan hingga akhirnya kebobolan dua gol tambahan.
Dampak di Klasemen
Hasil ini membuat Deltras FC tertahan di peringkat keenam klasemen sementara dengan raihan 33 poin. Sebaliknya, Persipura Jayapura sukses melesat ke posisi runner-up dan semakin memperkuat peluang mereka dalam perebutan papan atas.
Baca Juga: Update Bansos Cair Akhir Maret 2026: PKH, BPNT, BLT Dana Desa hingga PIP Mulai Disalurkan
Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi Deltras untuk segera berbenah. Minimnya konsentrasi dan kesalahan elementer harus segera diperbaiki jika ingin tetap bersaing di sisa musim.
Dengan kompetisi yang semakin ketat, setiap laga ke depan akan menjadi penentu nasib tim di klasemen akhir. (*)
Editor : Niklaas Andries