Krisis Besar Arema FC! Tanpa 5 Pemain Asing, Mampukah Singo Edan Tumbangkan Malut United?

Niklaas Andries • Dipublikasikan Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:02 WIB
MISI SULIT: Arema FC akan lawan Malut United tanpa lima pemain asingnya (Arema FC)
MISI SULIT: Arema FC akan lawan Malut United tanpa lima pemain asingnya (Arema FC)

RADARBANYUWANGI.ID - Arema FC dipaksa memutar otak jelang laga pekan ke-26 BRI Super League musim 2025 2026 menghadapi Malut United FC.

Alih-alih menikmati jeda kompetisi, tim justru dihadapkan pada situasi pelik. Dalam pertandingan yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Jumat (3/4), Arema dipastikan tampil tidak dengan kekuatan penuh.

Pelatih Marcos Santos harus menerima kenyataan pahit diman lima pemain asing andalan absen akibat sanksi disiplin.

Kehilangan ini bukan sekadar soal jumlah, tetapi juga kualitas, mengingat mereka merupakan pilar utama dalam skema permainan tim sepanjang musim.

Baca Juga: Promo Meeting Kokoon Hotel Banyuwangi: Fasilitas Ice Breaking hingga Coffee Break Premium Starbucks & Häagen-Dazs

Situasi semakin berat setelah bek asing Walisson Maia masih dibekap cedera fibula dan belum siap tampil.

“Kami kehilangan banyak pemain karena akumulasi kartu. Kami harus segera menemukan solusi,” ujar Marcos Santos.

Baca Juga: Ekonomi Banyuwangi Tumbuh 5,65 Persen, Tertinggi dalam 5 Tahun: Bupati Ipuk Paparkan LKPj 2025 di DPRD

Momentum Kebangkitan Pemain Lokal

Di tengah keterbatasan, Arema FC justru melihat peluang. Tim pelatih mulai memberi kepercayaan lebih kepada pemain lokal yang selama ini minim kesempatan tampil.

Sejumlah nama seperti Adi Satryo, Hansamu Yama, Rio Fahmi, dan Arkhan Fikri dipersiapkan sebagai tulang punggung baru.

Tak hanya itu, pemain seperti Jayus Hariono, Salim Tuharea, dan Anwar Rifai juga masuk dalam rotasi utama.

Racikan Taktik Baru Mulai Diuji

Dalam sesi latihan terbaru, Marcos Santos mulai merancang komposisi baru.

Lini belakang: duet Hansamu Yama dan Anwar Rifai

Lini tengah: Arkhan Fikri bersama Jayus Hariono

Baca Juga: Hujan Deras Guyur Banyuwangi, Jalanan Kota Tergenang: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga 4 April

Lini depan: Salim Tuharea berpotensi menggantikan peran Dalberto

Eksperimen ini menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan tim meski tanpa pemain asing.

Baca Juga: Serangan Iran ke Negara Teluk Memanas: Kuwait hingga Arab Saudi Diserang Drone dan Rudal, Ratusan Berhasil Dicegat

Arema Tak Ingin Menyerah

Meski dihantam krisis, semangat juang Arema FC tetap tinggi. Tim pelatih memaksimalkan waktu persiapan dengan fokus pada taktik dan membangun chemistry antarpemain.

“Kami tidak akan menyerah dengan situasi ini,” tegas Marcos Santos.

Ia juga menekankan pentingnya fleksibilitas strategi agar tim tetap kompetitif meski dalam kondisi terbatas.

Laga melawan Malut United akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Arema FC. Krisis pemain asing memaksa tim beradaptasi cepat, sekaligus membuka peluang bagi pemain lokal untuk bersinar.

Jika mampu melewati fase ini, bukan tidak mungkin Singo Edan justru menemukan kekuatan baru yang lebih solid dan berkarakter. (*)

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Malut United arema fc BRI Super League 2025 2026 pemain asing